Djonews.com, SEMARANG  – Saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang tetap akan membuka lokasi wisata di beberapa destinasi wisata.

Di bukanya tempat wisata sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 yang menyebut kapasitas diperketat menjadi 50 persen karena seluruh kabupaten/kota harus menerapkan PPKM Level 3.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari, mengatakan, seluruh pengelola tempat pariwisata dapat menerapkan protokol kesehatan lebih ketat lagi dengan meningkatkan keamanan.

“Ada pembatasan pengunjung dan pembatasan jam operasional, yang nantinya akan diatur secara detail oleh Instruksi Wali Kota Semarang,” katanya, Kamis (02/12/2021).

Ditambahkannya, pengelola dilarang menggelar event selama libur Nataru. Hal, tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan. Disbudpar pun juga tidak menyiapkan hiburan, atraksi ataupun event selama Nataru.

“Kami hanya membuka tempat rekreasinya, dan kami tidak menyiapkan hiburan apapun,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Goa Kreo Mamit Sumitra mengaku siap untuk mengikuti aturan yang berlaku selama PPKM level 3. Pihaknya, memastikan jika pengunjung akan nyaman karena Goa Kreo telah bersertifikasi CHSE.

“Kita sudah menyiapkan beberapa fasilitas untuk menjaga protokol kesehatan, dan wisatawan wajib memindai aplikasi Peduli Lindungi saat memasuki area wisata,” tambahnya.

Pada masa pandemi, UPTD Goa Kreo telah  bekerjasama dengan Puskesmas setempat untuk memberikan edukasi dan sosialisasi di tempat wisata setiap Minggu.kus

Bagikan:

Tinggalkan komentar