fbpx

Tinggalkan Pacar Ketika di Hampiri Oleh Satpol PP

  • Bagikan
cuplikan video seorang laki-laki kabur menyeberangi rawa-rawa

Djonews.com, DEMAK  – Jagat maya kembali dibuat geger oleh aksi pemuda di Kabupaten Demak yang tunggang langgang saat dihampiri petugas Satpol PP di pinggir rawa. Ironisnya, dalam aksinya itu, sang pemuda meninggalkan pacarnya yang masih tiduran beralaskan tikar.

Aksi yang terekam kamera dan diunggah di akun TikTok @satpolppdemak ini langsung viral di media sosial. Hingga siang ini, video ini sudah ditonton lebih dari 6,3 juta kali.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, tampak dua petugas Satpol PP tengah membangunkan seorang pemudi yang tengah berbaring tidur di bawah pohon.

Sementara di latar belakang, terlihat seorang pemuda kabur menyeberangi rawa dan meninggalkan pasangannya sendirian. Si cewek yang tinggal sendirian sepertinya sedang tertidur sehingga tak menyadari keberadaan petugas. Perempuan tersebut tampak kaget mendapati dirinya sendirian saat dibangunkan petugas.

Melansir Detik.com, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kabupaten Demak, Aryo Soebajoe membenarkan kejadian tersebut merupakan kegiatan dari sejumlah personelnya saat melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat), Kamis (24/3).

Video itu sendiri terjadi di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak.

“Iya, video itu saat kami sedang operasi pekat (penyakit masyarakat) di warung yang sering untuk tempat mangkal pengamen dan anak punk Trengguli, Demak kemarin, Kamis (24/3/2022). Kami dapati sepasang muda-mudi di belakang warung sedang berduaan,” katanya.

“Namun yang laki-laki kabur, mungkin mendengar saat kami akan ke belakang warung. Kebetulan yang cewek itu sedang tidak enak badan,” tambah Aryo. Aryo menduga bahwa sepasang muda-mudi tersebut merupakan anak punk.

Menurutnya, pasangan itu bukan dari wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah. “Iya bisa disebut anak punk. Dari yang temannya cowok lain ada tatonya. Itu juga bukan warga Jawa Tengah,” terangnya.

Baca Juga:  Polsek Mijen, Demak Tangkap Dua Pelaku

menjelaskan saat operasi tersebut pihaknya mendapati anak punk sejumlah 4 remaja. Dua laki laki berada di warung dan sepasang muda-mudi di belakang warung, namun yang cowok kabur.

“Iya itu yang cowok kabur menyeberangi rawa-rawa. Kami masih cari yang cowok,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa tiga anak punk tersebut saat ini telah ia serahkan ke rumah pelayanan sosial (Rumpelsos).

“Kami mendatangi lokasi, melakukan interogasi, kami data lalu kita serahkan ke Rumpelsos untuk dilakukan pembinaan,” pungkas Aryo. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.