Tewasnya Pasien PDP Covid-19 Polisi Periksa Saksi

49 sec read

Humas RSUD Sunan Kalijaga, Kusmanto menunjukkan lokasi jatuhnya pasien PDP Covid-19.

Djonews.com – Demak, Kepolisian Satreskrim Pores Demak hari ini melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang melihat korban PDP covid-19 berinisial M berusia 37 tahun melompat dari ;antai 3 Gedung RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Kasatreskrim AKP Muhamad Fachrur Rozi mengatakan, hingga kemarin, peristiwa mengenaskan itu masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga;

“Kita mintai keterangan saksi-saksi. Utamanya petugas kesehatan yang jaga saat sif malam. Kita masih dalami keterangan mereka,” ujarnya.

Kasatreskrim menambahkan, hingga kini pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah pasien yang meninggal setelah jatuh dari ketinggian itu dalam rangka melarikan diri (kabur) atau bunuh diri.

“Semua masih didalami terkait kemungkinan yang ada. Kita tunggu dulu hasilnya nanti seperti apa. Kita periksa mereka yang tahu saat berjaga. Ada tiga saksi yang diperiksa. Ada perawat dan dokter,” katanya.

Yang jelas, kata Kasatreskrim AKP Fachrurozi, menjalani isolasi sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dimungkinkan mengalami kejenuhan.

Apalagi saat karantina itu, pasien hanya dapat video call an dengan keluarga. Apalagi juga, istrinya sedang bekerja di luar negeri sebagai TKW. Sedangkan, pasien berinisial M sendiri yang tewas itu tercatat sebagai pekerja swasta.

Baca Juga:  Warga Demak Siap Di Denda Rp 500 ribu

“Saat kejadian, pasien bisa membuka teralis jendela. Selain kualitas material, juga ada upaya dengan kekuatan lebih oleh yang bersangkutan sehingga bisa membuka teralis. Yang dibuka hanya 2 hingga 3 teralis. Setelah itu, pasien tersebut bisa keluar jendela,” katanya.

Untuk membuka teralis, dimungkinkan dengan memanfaatkan berat badan. Bisa juga dengan memakai kakinya untuk menendang teralis tersebut. lius

Baca Berita Harian Semarang Di Sini

Baca Juga;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *