Termakan Hoaks, Keluarga Pasien Ribut Dengan Perawat Hingga Terluka

oleh
image 2021 07 24 141914 - Termakan Hoaks, Keluarga Pasien Ribut Dengan Perawat Hingga Terluka

Djonews.com, UNGARAN  –  Kericuhan sempat terjadi, antara keluarga pasien Covid-19 yang tidak terima dengan seorang perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Gunawan Mangunkusumo, Ambarawa pada Jumat (23/7/2021) lalu sekitar pukul 14.30 WIB. Naas, akibat kericuhan tersebut dua perawat terluka di bagian tangan terkena sabetan guntimg.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Semarang AKP Sugiyarta mengungkapkan, kejadian tersebut bermula keluarga korban yang memercayai adanya hoaks tentang tata cara pemulasaran jenazah Covid-19.

“Jadi keluarga pasien NAS warga Desa Pringapus Kecamatan Pringapus ini mendapat informasi jika pasien yang dinyatakan Covid-19 tidak mendapat perawatan semestinya, tidak selayak perawatan jenazah pada umumnya, dia ingin mengetahui kondisi jenazah tersebut,” ujarnya di Mapolsek Ambarawa, Sabtu (24/7/2021).

Kakak NAS yang bernama NH dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit. Ketika keluarg akorban ingin mengetahui kondisi jenazah serta ingin mendokumentasikan seketika itu di tolak oleh sekuriti.

Kemudian, datang perawat yang memakai APD dan bersedia membantu untuk memfotokan, sambil memberikan edukasi terkait protokol kesehatan (prokes) dalam pemulasaran jenazah dan penyebab kematian. Mendapat penjelasan dari perawat tersebut, keluarga menerima dan mengikhlaskan.

“Keluarga korban ini ingin mengetahui kondisi jenazah dan minta tolong di fotokan namun di tolak oleh sekuriti rumah sakit,lantas mereke cekcok dan adu badan, NAS yang mebawa gunting menusuk ke meja,” tambahnya.

Mengetahui NAS membawa guntik, sekuriti dan perawat langsung mencoba merebut gunting tersebut, dikarenakan pegangan NAS erat, membuat tangan perawat terluka.

“Tidak ada penusukan hanya terluka karena berusaha merebut gunting yang di bawa NAS,” ungkapnya.

Adanya kejadian tersebut, pihak rumah sakit langsung menghubungi kepolisian untuk melakukan pengamanan dan pengkondisian situasi.

Baca Juga:  Partai Golkar Berduka, Fraksi Tunggu PAW

“Sampai sekarang belum ada laporan resmi dari pihak rumah sakit, kami upayakan mediasi terlebih dahulu antara keluarga pasien dan pihak rumah sakit,” tutupnya.eko

Tentang Penulis: Kunairoh

Gambar Gravatar
Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *