Djonews.com, KENDAL – Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal meminta kepada jajarannya untuk berbelanja di pasar relokasi Weleri. Menyusul permintaan para pedagang yang sempat mengalami penurunan omzet semen jak pindah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kendal, Moh. Toha mengatakan seluruh ASN yang ada di lingkungan OPD untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar relokasi Weleri.

“Kami berikan surat edaran kepada ASN, Ini salah satu langkah untuk membantu saudara kami yang berdagang di pasar relokasi mendapatkan penghasilan,” Senin (31/1/2022) kemarin.

Sementara itu,  Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan Pasar Weleri memiliki sekitar 1.700-an pedagang. Dari jumlah itu baru sekitar 40 persen pedagang yang menempati pasar relokasi.

Pemerintah terus mendorong agar para pedagang berkumpul di pasar relokasi. Hal ini untuk menarik pelanggaran terpusat di pasar relokasi.

“Lainnya ada yang belum berjualan, ada juga yang berjualan di tempat lain termasuk ikut di beberapa desa sekitar weleri,” kata Ferinando.

Para pedagang yang menempati pasa relokasi akan mendapatkan Kartu Izin Menempati Kios atau Kartu Kuning. Kartu inilah yang nanti dipakai pedagang untuk menempati baru baru saat pembangunannya rampung.fzr

Bagikan:

Tinggalkan komentar