fbpx
Lifestyle

Sunan Kuning di Tutup Sementara, Pemandu Lagu Milih Pindah

Djonews.com, SEMARANG  – Setidaknya ada ratusan pemandu lagu (PL) yang berada di wilayah Argorejo atau Sunan Kuning (SK) memilih pindah kerja selama masa PPKM Darurat yang di atur oleh Pemerintah Kota Semarang. Aargorejo atau Sunan Kuning (SK) akan ditutup hingga 20 Juli mendatang.

“Sebagian besar memilih pindah tempat kerja karena kawasan SK ditutup selama PPKM Darurat,” terang pemilik wisma karaoke di SK, Putri (bukan nama sebenarnya), Rabu (14/7/2021).

Menurutnya, di SK terdapat lebih dari 200 wisma karaoke. Pekerja pemandu lagu sejumlah 300 orang. Separuhnya atau 150 orang menolak meliburkan diri lantaran desakan kebutuhan hidup.

Mereka tetap ingin bekerja dengan mengambil job di wilayah karaoke yang masih bisa beroperasi saat PPKM Darurat. Terutama kawasan karaoke pinggiran  Kota Semarang seperti di Dargo, Johar Baru, GBL Kendal.

“Sisanya lebih memilih pulang kampung. Seperti PL yang bekerja di tempat saya semua memilih pulang ke daerah asal,” tuturnya.

Namun, bagi para pemandu lagu yang menerima bokingan lebih memilih melayani open BO kamar kos masing-masing di luar wilayah SK.

“Mereka pada tinggal di kos. Pakai aplikasi Mi Chat atau lainnya ga tau,” terangnya.

Di sisi lain, penutupan kawasan karaoke sangat menyusahkan para pemilik wisma. Mereka mayoritas memiliki angsuran atau harus bayar kontrak tempat usaha. Di tengah mandeknya penghasilan mereka dikejar angsuran.

“Saya pribadi dikejar angsuran. Saya minta waktu sebulan karena tak ada penghasilan sama sekali,” bebernya.

Dia menegaskan, kurang setuju dengan perpanjangan wacana PPKM Darurat.  Pasalnya, penutupan tak dibarengi dengan solusi sehingga berujung menyusahkan para pelaku usaha karaoke.

“Kasih solusi lah. Kalo main tutup sama saja dengan bunuh berlahan-lahan,” ungkapnya.

Meski tak setuju PPKM Darurat diperpanjang, dia mengaku, tak mampu berbuat banyak melawan aturan.  Maka dia hanya bisa pasrah, akan tetapi meminta kelonggaran dari pemerintah. Yakni tetap boleh buka dengan semacam aturan yang telah ditetapkan.

“Kita ga tau namanya rezeki Boleh lah buka sebentar semisal buka  dari siang tutup maksimal jam 7 malam. Jadi tetap ada pemasukan meski sedikit,” keluhnya.kus

Tag: , , , ,
avatar

Kunairoh

An editor at Berita Semarang Hari Ini
View Articles

Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan artikel ini

Categories