fbpx

Stok Kebutuhan Pangan Aman

  • Bagikan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Bambang Pramusinto

Djonews.com, SEMARANG – Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang memastikan sembako di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah aman hingga 15 sampai 30 hari kedepan. Terlebih untuk minyak goreng, pemkot semarang terus melakukan upaya untuk menjaga ketersediaan stok untuk masyarakat aman.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Bambang Pramusinto mengungkapkan Terkiat dengan pasokan sembako yang ada di data Dinas Ketahanan Pangan dipastikan aman dan surplus.

“Dari data kami untuk ketersediaan sembako di Bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri Aman. Dari data yang disampaikan, setiap kali suplay itu cukup untuk kebutuhan sekitar sampai satu setengah bulan,” sebut Bambang, Selasa (12/4/2022) kemarin.

 Kendati demikian meski stok kebutuhan pokok dipastikan aman, namun pihaknya tidak memungkiri adanya kenaikan harga di beberapa kebutuhan  pokok. Namun, pihaknya tetap memastikan stok masih aman.

Sementara untuk tingkat konsumsi masyarakat, pihaknya menyebut konsumsi masyarakat di Bulan Ramadhan naik drastis. Pihaknya juga terus melakukan edukasi untuk bijak dalam berbelanja kebutuhan pokok maupun memanfaatkan pangan yang ada.

“Memang ada fenomena di bulan ramadhan dan idul fitri konsumsi masyarakat naik drastis, kami di dinas ketahan pangan sebenernyapunya satu pilar untuk memberi edukasi sehingga masyarakat bijak berbelanja dan memanfaatkan pangan yang ada,” tambahnya

Lebih lanjut, Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang juga akan menggelar pasar pangan. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dan dalam kegiatan ini pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan distributor, UMKM dan Bulog.

“Kita bermaksud membuat role model kalau bisa semua kelembagaan mengadakan hal serupa untuk menjaga ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok, kalau di Dinas Ketahanan pangan ini mencoba melakukan kolaborasi dengan beberapa distributor termasuk Bulog untuk dapat melakukan Pasar Pangan di depan Kantor Dinas Ketahanan Pangan,” tambahnya.(Haris Akbar Tanjung)

Baca Juga:  Rumah Pengasapan Butuh Pengembangan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.