Siapkan Seribu Petugas Pendata Regsosek 2022

  • Bagikan
Kabupaten Semarang menggelar rapat koordinasi pelaksanaan pendataan Regsosek 2022 di Abimantrana Ballroom, The Wujil Resort, Bergas, Senin (19/9/2022).(dok:Muhammad Aries Nugroho)

Djonews.com, KABUPATEN SEMARANG  – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Semarang menyiapkan 1.425 petugas untuk melakukan pendataan registrasi sosial ekonomi (Regsosek) tahun 2022. Pendataan akan dilakukan selama sebulan mulai 15 Oktober mendatang.

Rakor dibuka oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha ditandai dengan pemukulan gong. Hadir pada acara itu perwakilan Forkompimda, pimpinan OPD, para Camat dan tokoh masyarakat.

Kepala BPS Kabupaten Semarang Sri Wiyadi mengungkapkan pendataan akan dilakukan mulai dari kondisi sosial dan ekonomi warga yang dilakukan secara door to door.

“Sebelumnya akan kami berikan pelatihan bagi petugas untuk menjalankan tugasnya supaya ketika dilapangan tidak mengalami kendala,” katanya, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, tujuan diadakannya Regsosek yakni untuk membangun sistem basis data kependudukan yang terpatu yang akan memuat informasi profil dan konsisi sosial penduduk.

“Data yang ditampilkan bersifat terpadu yang terkoneksi dengan basis data lain seperti catatan sipil, kesehatan, tenaga kerja dan kondisi demografi lainnya memanfaatkan nomor induk kependudukan (NIK),” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan basis data itu akan dapat menyelesaikan persoalan tumpang tindih data sektoral yang selama ini menjadi polemik di masyarakat. Terutama yang terkait dengan data penerima bantuan dan jaminan sosial.

“Pelatihan dilakukan secara intensif dan akan terbagi sekitar sebelas kelas. Masing-masing kelas akan menjalani pelatihan selama dua hari agar dapat memahami konsep dan definisi pendataan dengan baik,” tambahnya.

BPS juga menyiapkan 359 petugas pemeriksa guna menjamin mutu data yang diperoleh. Selain itu juga ada 38 petugas koordinator di tingkat kecamatan. Sri menegaskan pada Semester II tahun 2023 basis data terpadu bersifat progresif itu dapat terwujud.

Bupati H Ngesti Nugraha saat sambutan mengatakan basis data terpadu itu sangat dinantikan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Anggaran Terbatas, Tunda Bangun Bendungan

“Dengan data yang valid maka bantuan sosial dari Pemerintah dapat tepat sasaran. Sehingga benar-benar dinikmati masyarakat yang menbutuhkan,” tegas Bupati.( Muhammad Aries Nugroho)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

adplus-dvertising