Sambut Natal, 2 Gereja Semarang Berdoa Pandemi Segera Berakhir

51 sec read

Semarang – Persiapan seluruh tempat ibadah Gereja di Kota Semarang khususnya akan menghadapi perayaan Natal pada tahun ini yang sedikit berbeda, sebab para jemaat akan dibatasi sewaktu Misa Natal digelar. Seperti halnya di Gereja Santo Athanasius yang terletak di jalan dr Wahidin No. 108 Semarang.

Pastur Paroki Santo Athanasius Agung Karangpanas Romo Benny Bambang Sumintarto mengatakan biasanya pada perayaan Natal tahun lalu, jemaat bisa mencapai 5.000 jemaat lebih bahkan bisa meluber ke luar gereja.

Baca Juga;

“Kita tahun ini agak berbeda, kita bagikan kartu yang bercode dan dibagikan sesuai nomor kursi jemaat,” ujar Romo Benny, Kamis (24/12/2020).

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang bisa menyebabkan munculnya klaster baru di gereja Santo Athanasius. Pihak gereja juga melarang jemaat yang berasal dari luar kota untuk mengikuti misa secara langsung di lokasi gereja.

Sementara itu, Gereja Santa Theresia Bongsari membuat dekorasi Natal yang bertemakan Covid-19 supaya para jemaat yang hadir bisa memaknai tema tersebut dengan cara sederhana dan sesuai protokol kesehatan.

Baca Juga:  Berlakukan PKM Pada Malam Pergantian Tahun

 Sementara itu, Gereja Santa Theresia Bongsari yang berada di Puspowarno Raya mengadakan perayaan Natal dengan membuat dekorasi Natal yang bertemakan Covid-19. Dengan dirayakan secara sederhana di masa pandemi.

“Natal pada tahun ini kita bisa mengambil hikmahnya dengan dalam tanda petik merayakan secara prihatin. Karena, masih di tengah masa pandemi,” jelas Romo Eduardus Didik Cahyono.

Perayaan Natal tahun ini diharapkan oleh kedua Gereja tersebut berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan sera kehidupan di tahun 2021 bisa menjadi lebih bermakna dan sehat lagi.mda

Baca Juga;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *