Djonews.com, SEMARANG – Tumpukan sampang menggunung di sepanjang jalan bibir Sungai Tambakrejo menuju Muara Banjir Kanal Timur (BKT) Semarang. Membuat warga Tambakrejo, Kota Semarang mengeluhkan dengan keadaan tersebut.

Salah seorang warga,  Kharis (25) menyebut jika jalan tersebut sudah dipenuhi sampah sejak awal Januari 2023. Sebab, ini akibat dari gelombang tinggi mengakibatkan sampah kiriman dari atas (Semarang atas) ke perumahan warga Tambakrejo.

“Bahkan, banyaknya sampah industri dan perumahan yang menumpuk di sepanjang jalan bibir Sungai Tambakrejo itu mengakibatkan akses jalan tak bisa dilewati warga,” katanya, Sabtu (21/01/2023).

Padahal sebelumnya, wilayah tersebut dipenuhi dengan pohon mangrove. Namun dengan seringnya waktu sampah tersebut kian membentuk hingga terbentuk pulau sampah.

 “Banyak pabrik industri limbahnya turun, dari darat menuju sini (Tambakrejo), dan kali-kali (sungai/red) juga ikut kena,” jelasnya.

Ia berharap kepada pemerintah untuk bisa memperhatikan tumpukan sampah di sepanjang bantaran Sungai Tambakrejo.

Sementara itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Semarang, Iqbal Alghofani, mengutarakan jika pihaknya sudah sering kali mengangkat isu persoalan sampah di Tambakrejo Semarang.

Persoalan tersebut sudah diinformasikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Semarang. Namun berdasarkan informasinya, pihak DLH saat ini tidak melakukan gerakan dalam mengatasi sampah di Tambakrejo Semarang.

“Sempat direspons oleh Kepala DLH yang baru waktu itu. Dia berjanji akan menyelesaikan pada akhir Idul Fitri. Namun sampai sekarang tidak ada satupun yang ditindak karena persoalan teknis (akses) lokasi,” ungkapnya.(Muhammad Aries Nugroho)

Bagikan:

Tinggalkan komentar