Perjalanan Umrah Mulai di Buka, Ibadah Haji Menunggu

37 sec read

Semarang – Dengan dibukanya kembali jalur keberangkatan ibadah umroh yang mulai sejak 1 November 2020 kemarin membuat penambahan membengkak, pasalnya harus menambah biaya untuk protokol kesehatan mencapai Rp 10 juta per jamaah.

Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) Jateng Endro Dwi Cahyono membenarkan kabar tersebut. Walaupun telah dibuka, pihak Arab Saudi kini memberlakukan pembatasan protokol kesehatan yang ketat serta panjang. Seperti halnya dalam pengurusan visa diwajibkan sistem booking provider.

Baca Juga;

“Dengan memakai sistem tersebut nanti para jamaah akan mendapatkan tanggal keberangkatan,”jelas Endro, Selasa (2/11/2020).

Perlu diketahui, setelah jamaah mendapatkan kuota visa, jamaah akan diberikan waktu 24 jam untuk melakukan input data diri jamaah beserta tiketnya. Sewaktu keberangkatan nantinya ketika jamaah landing di Arab Saudi diwajibkan untuk karantina selama 3 hari.

“Nanti bebas mau dikarantina dimana di Jeddah atau Madinah, nanti umrah cukup 1 kali itu sudah termasuk Thawaf, Sa’i, dan Tahallul. Kemudian dibebaskan untuk salat lima waktu di Masjidil Haram,” ungkapnya

Lebih lanjut dirinya menyampaikan untuk perjalanan ibadah, 1 bus hanya berisikan maksimal 20 orang dengan menerapkan prokes secara ketat.

Baca Juga:  Pertamina Tetap Jaga Stok BBM & LPG di Jawa Tengah

“Untuk saat ini jamaah wajib memakai maskapai Saudi Airlines,” tutupnya.kris

Baca Juga;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *