fbpx
Mas Bagong
Digital Printing
970x250

Penggusuran Rumah Liar Cebolok Ricuh di Warnai Lemparan Bensin

  • Bagikan
image 2021 02 18 160200 - Penggusuran Rumah Liar Cebolok Ricuh di Warnai Lemparan Bensin
Pembongkaran rumah liar di cebolok ricuh hingga warga lempari petugas dengan bensin

Semarang – Satpol PP Kota Semarang melakukan pembongkaran terhadap ratusan bangunan rumah liar yang berada di Kampung Cebolok , Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Hal tersebut membuat warga banyak yang tidak terima sehingga menimbulkan kericuhan.

Petugas Satpol PP Kota Semarang yang melakukan penggusuran mendapatkan perlawanan dari warga yang saat itu membakar ban bekas dan dilanjut melempari petugas Satpol PP menggunakan bensin yang sudah diplastik.

336x280

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan dalam proses pembongkaran merupakan tindaklanjut dari penyegelan rumah yang sebelumnya sudah dilakukan pada Senin (1/2/2021) lalu.

“Kami sudah mengupayakan tindakan persuasif dengan meminta mengosongkan rumah mereka. Karena tidak dikosongkan, hari ini kita bongkar,” terangnya, Kamis (18/2/2021).

Pihaknya menambahkan sikap anarkis warga tersebut dikarenakan petugas hanya melakukan tugasnya jika ada warga yang keberata bisa mengadukan ke pengadilan.

“Kalau warga berbicara benar, silakan maju ke pengadilan. Jangan rusuh ,” tambahnya

Sementara itu, Sumiyati, warga setempat menyayangkan penggusuran, menurutnya ia sudah berada di lokasi tersebut sudah sejak tahun 1990 bersama anaknya.

“Belum ada rencana mau tinggal dimana,” katanya.

Dalam proses pembongkaran tersebut, petugas Satpol PP Kota Semarang menggunakan empat alat backhoe guna merobohkan 134 rumah yang dianggap liar. Petugas juga mengevakuasi warga lansia dan orang sakit untuk dibawa ke posko Dinas Kesehatan Kota Semarang.mda

300x250
Baca Juga:  Gelar Operasi Gabungan, Pelancong di Larang Masuk
120x600
  • Bagikan
Setelah Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Footer