,

Pengertian Seni Lukis Yang Harus Anda Ketahui!

oleh -
Pengertian Seni Lukis
Pengertian Seni Lukis

Pengertian Seni Lukis – Dalam karya seni rupa 2 dimensi tentu saja tak lepas dengan seni lukis, melukis dan lain sebagainya. Pasti diantara kalian semua tentu sudah tidak asing lagi dengan kata “lukis”, yang mana seni luksi tersebut berkaitan dengan kegiatan menggambar.

BACA JUGA

Melukis dapat menggunakan imajinasi dan perasaan dengan melalui media dan alat gambar seperti pensil, bolpoin, krayon, kertas gambar, alat dan media lain yang dapat digunakan untuk dapat melukis.

Melukis haruslah mengikuti prosedur-prosedur yang harus dilaksanakan dan juga melukis haruslah mengikuti kaidah-kaidah dalam seni rupa yang lugas, imajinatif, kreatif, dan menyenangkan dengan selalu tetap memperhatikan unsur-unsur dari seni rupa seperti titik, garis, warna, dan bidang. Selain itu melukis juga harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip dari seni rupa seperti proporsi, komposisi, keseimbangan, tekstur, dan gelap terang.

Baca Juga : Perbedaan Menggambar dan Melukis

Dalam postingan kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian Seni Lukis. Sebelum kedalam pokok pembahasan, kita akan membahas mengenai pengertian tentang seni. Apa itu seni?

Pengertian Seni

Pengertian Seni

Seni adalah sebuah ungkapan ekspresi perasaan manusia yangmana didalamnya termuat unsur-unsur estetik atau keindahan dan diungkapkan dengan cara melalui suatu media yang sifatnya nyatadan juga dapat dirasakan oleh panca indera manusia.

Seni juga merupakan bentuk suatu ungkapan yang sengaja diciptakan oleh manusia dengan adanya unsur estetik atau keindahan yang termuat didalamnya, sehingga perasaan orang lain bagi yang melihat ataupun mendengarnya bisa terpengaruh.

Dikutip dari wikipedia, Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, fungsinya, bentuknya, makna dari bentuknya, dan sebagainya), seperti tari, lukisan, ukiran.

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, Seni adalah keahlian membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya, keindahannya, dan sebagainya). Seni adalah karya yang diciptakan dengan keahlian yang luar biasa, seperti tari, lukisan, ukiran.

Seni mempunyai 2 fungsi yaitu fungsi individu dan fungsi sosial. fungsi seni bagi individu seperti sebagai alat untuk dapat memenuhi kebutuhan fisik, misalnya saja para seniman membuat lukisan dengan mempunyai tekstur yang sangat detail dengan aslinya, sehingga lukisan tersebut dapat memuaskan kebutuhan fisik dan juga memberikan kenyamanan bagi para penikmat lukisan tersebut.

Fungsi Sosial dari seni berperan penting dalam dunia pendidikan, seni dapat dipelajari nilai-nilai yang terkandung didalamnya dan ilmunya sebagai bentuk pengekspresian diri dengan cara menyenangkan.

Selanjutnya kita kepembahasan pokok mengenai pengertian seni lukis, apa itu seni lukis? Berikut penjelasannya:

Pengertian Seni Lukis

Pengertian Seni Lukis
Pengertian Seni Lukis

Seni lukis Adalah cabang dari seni rupa yangmana cara pengekspresian dari seni tersebut diwujudkan dengan melalui karya dua dimensional, dimana unsur-unsur pokok dalam karya dua dimensional tersebut adalah garis dan warna.

Soeciarso berpendapat bahwa, melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan datar dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu, dengan melibatkan ekspresi, emosi, dan gagasan pencipta secara penuh.

Sebuah lukisan haruslah mampu untuk dapat menterjemahkan apa yang ada dalam obyek, tema ataupun gagasan secara representative. Seni lukis sendiri adalah sebuah pengembangan dari menggambar, biasanya mempunyai beberapa keunikan atau ciri khas tersendiri. Ciri khas ini di dasarkan pada tema, corak ataupun gaya, teknik serta bahan dan bentuk karya seni tersebut.

Dikutip dari wikipedia Pengertian Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar.

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pengertian Seni Lukis adalah seni mengenai gambar-menggambar dan lukis-melukis.

Aliran Seni Lukis

Aliran Seni Lukis

Aliran seni lukis adalah suatu gaya, model, teknik, genre atau pemahaman khas yangmana diikuti oleh individu maupun kelompok tertentu untuk dapat menciptakan karya seni lukis. Aliran yang dimaksud disini adalah berupa gagasan pokok atau ide yang dicetuskan oleh seseorang, atau mengalir secara alami muncul sendiri didalam perkembangan dari seni lukis zaman ke zaman.

Beberapa aliran seni lukis biasanya muncul di karekan saling beranggapkan mengenai satu sama lain, seperti aliran B muncul karena memang merasa aliran A sudah tidak lagi relevan dengan keadaan zaman sekarang ini, atau aliran A terlalu memojokan dari kaum tertentu, Aliran C muncul karena merasa bahwa kalau keduanya digabungkan maka menjadi sempurna.

Macam-Macam Aliran Seni Lukis

  • Aliran Seni Lukis Romantisme.
  • Aliran Seni Lukis Naturalisme.
  • Aliran Seni Lukis Realisme.
  • Aliran Seni Lukis Impresionisme.
  • Aliran Seni Lukis Ekspresionisme.
  • Aliran Seni Lukis Fauvisme.
  • Aliran Seni Lukis Kubisme.
  • Aliran Seni Lukis Dadaisme.
  • Aliran Seni Lukis Surealisme.

Baca Juga : Mengenal 9 Aliran Seni Lukis

Melukis adalah aktivitas untuk dapat mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk memperoleh kesan tertentu. Medium dari lukisan bentuknya bisa berupa apa saja, seperti kanvas, kertas, papan, dan bahkan bisa menggunakan film di dalam fotografi itu juga bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan untuk melukis juga bisa beranekan macam, dengan syarat alat tersebut bisa untuk memberikan imaji tertentu kepada media yang digunakan.

Objek Melukis

Melukis tidaklah hanya mengandalkan dari imajinasi yang dimiliki saja, akan tetapi juga terkadang memerlukan objek untuk melukis. Alam semesta adalah suatu objek yang tidak akan pernah ada habisnya untuk terus dilukis. Kekayaan dari flora, fauna dan juga alam benda merupakan suatu objek yang dapat dilukis. Keindahan dari flora, fauna dan juga alam benda adalah sumber untuk dapat mencari inspirasi dan eksplorasi dalam hal melukis.

Alat dan Media Melukis

Sebagai sarana untuk dapat belajar melukis, alat dan media mempunyai berbagai variasi dan macamnya. Anda dapat menggunakan pensil dengan bahan grafit, bolpoin, pensil warna dan krayon. Setiap alat dan media tersebut mempunyai karakter yang masing-masing berbeda.

Beberapa Macam Alat dan Media melukis yang bisa Anda Gunakan yaitu sebagai berikut:

1. Pensil

Pensil dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pensil yang mempunyai tanda “H” dan pensil yang mempunyai tanda “B”. Pensil H mempuunyai sifat yang keras dan sangatlah cocok digunakan untuk dapat membuat garis yang tipis, sedangkan utuk pensil B mempunyai sifat yang lunak dan sangatlah cocok digunakan untuk membuat garis tebal ataupun hitam pekat.

Pensil H dan pensil B dapat dibedakan dari segi tingkat kekerasan dan kepekatan dari hasilnya. Pensil H dan pensil B diberi tanda angka untuk dapat membedakan jenisnya. Untuk penggunaan pensil B, semakin besar angkanya, maka semakin lunak sifatnya dan semakin pekat hasil goresannya. Untuk pensil H, semakin besar angkanya, makin keras pula sifatnya dan semakin tipis hasil goresannya.

2.  Pensil Warna

Pensil warna memiliki variasi warna yang cukup banyak dapat menghasilkan warna yang lembut. Anda dapat menggunakan pensil warna untuk dengan indah mewarnai gambar dengan cara gradasi, yaitu dengan cara pemberian warna dari arah yang gelap diteruskan ke arah yang lebih terang atau bisa juga sebaliknya.

3.  Krayon

Perlu Anda ketahui bahwa bentuk dari krayon ada dua jenis yaitu dalam bentuk jenis pensil dan batangan. Kedua jenis bentuk krayon tersebut ada yang berbahan yang mempunyai sifat lunak dan keras.

Krayon dengan mempunyai sifat lunak tidak banyak mengandung minyak, sehingga dapat Dicampuradukkan satu sama lain dengan menggunakan tangan. Kesan yang terlihat dari jenis kryaon berbentuk pensil dan batangan ini adalah lembut ataupun cerah.

4.  Cat Pewarna

Cat pewarna bisa digunakan untuk membuat warna dalam pewarnaan karya seni lukis.

5.  Kertas Kanvas

Melukis pada dasarnya harus memerlukan kertas yang berwarna netral seperti putih, abu-abu, maupun coklat dan bisa dengan mudah untuk menyerap atau mengikat bahan pewarna. Kertas kanvas yang dapat digunakan dengan berbagai macam alat lukis misalnya saja kertas Padalarang. Pastel khususnya membutuhkan kertas dengan permukaan kertas tersebut agak kasar, misalnya saja kertas karton.

6. Kuas

7. Tinta Bak

Teknik Seni Lukis

Setiap berkarya dalam karya seni rupa tentu saja ada teknik-tekniknya, dalam berkarya seni lukis tentu saja juga ada teknik dalam berkarya seni lukis, berikut ini adalah teknik dalam berkarya seni lukis:

1. Teknik Arsir

Teknik arsir adalah teknik melukis dengan menggunakan garis-garis sejajar atau menyilang untuk menentukan gelap terang objek suatu gambar sehingga terlihat seperti tiga dimensi atau bisa juga Teknik asir yang dibuat dengan cara menggores-goreskan pensil, tinta, spidol, atau alat-alat yang lainnya kemudian hasilnya nanti berupa garis-garis berulang yangmana akan membuat kesan gelap-terang, gradasi, atau kesan dimensi.

2. Teknik Dussel (Gosok)

Teknik dusel adalah teknik melukis yang penentuan dari gelap terang suatu objek gambar dengan menggunakan pensil gambar yang digoreskan (digosokan) dalam posisi miring (rebah) Teknik ini bisa juga teknik dengan cara menggosok sehingga menimbulkan kesan gelap-terang atau tebal-tipis. Alat-alat yang dapat digunakan antara lain yaitu pensil, krayon, dan konte.

3. Teknik Blok (Silhouette)

Teknik blok adalah suatu teknik melukis dengan cara menutup pada bagian objek gambar dengan menggunakan satu warna, sehingga nantinya hanya terlihat bentuk globalnya (siluet) atau juga bisa akan menimbulkan kesan balok.

4. Teknik Titik (Pointilisme)

Teknik melukis Pointilisme memanglah menitikberatkan pada penggunaan titik untuk dapat membentuk suatu gambar. Kerapatan dari penyusunan titik-titik adalah untuk menentukan gelap terang dari suatu objek supaya terlihat pejal terlehiat seperti adanya kesan tiga dimensional.

5. Teknik Aquarel (Transparan)

Teknik aquarel adalah teknik melukis dengan cara menggunakan cat air dengan sapuan warna yang memanglah tipis, sehingga nanti hasilnya terlihat seperti transparan atau tembus pandang atau bisa juga Teknik aquarel bisa menggunakan bahan dengan campuran air di kertas, kain, atau bidang yang lain. Jika Anda melukis dengan menggunakan bidang gambar yang berupa kertas, maka Anda dapat menggunakan cat air, cat poster, atau tinta bak.

6. Teknik Plakat

Teknik plakat adalah teknik melukis dengan cara menggunakan bahan cat poster atau cat air dengan sapuan warna yang memanglah tebal sehingga nanti hasilnya terlihat pekat dan menutup.

7. Teknik Linear

Teknik linear adalah suatu teknik melukis untuk dapat melukiskan objek gambar dengan menggunakan garis sebagai suatu unsur yang sangat menentukan, baik itu menggunakan garis lurus maupun garis lengkung.

8. Teknik Semprot (Spray)

Teknik Spray adalah teknik lukis gaya baru dengan cara menyemprotkan cat ke media lukis. Tujuan menggunakan teknik ini supaya lukisan lebih halus dan lebih terlihat visual. Penggunaan teknik ini biasanya digunakan untuk melukis grafitti di dinding-dinding.

Demikianlah artikel dari kami yang membahas mengenai pengertian seni lukis, semoga artikel ini dapat memudahkan Anda dalam memahami seni lukis. Terimakasih.

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *