, ,

Pasar Tradisional Di Tutup, Pedagang Kena Covid-19

oleh -
Pasar Burung Karimata yang beberapa waktu lalu dilakukan tes swab terhadap pedagang dan pengunjung. (istimewa)
Pasar Burung Karimata yang beberapa waktu lalu dilakukan tes swab terhadap pedagang dan pengunjung. (istimewa)

Djonews.com – Semarang, Mulai hari ini (15/6) Pasar Meteseh Semarang akan ditutup hingga Rabu (17/6) menyusul dengan munculnya salah satu pedagang yang reaktif Covid-19 setelah beberapa waktu lalu melakukan tes swab di Pasar tersebut.

Dalam fase penutupannya Pemerintah Kota Semarang akan melakukan sentrilisasi selama tiga hari tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, dia berharap agar kedepan Pasar Meteseh menjadi pasar terakhir yang ditutup sehingga tidak ada lagi penularan Covid-19 di Kota Semarang khususnya di pasar tradisional.

“Info dari tim Gugus tugas bahwa hasil tes swab kemarin ternyata ada yang reaktif Covid-19 itu membuat Pasar Meteseh sementara kita tutup, kedepan semoga tidak ada lagi Pasar-pasar di Kota Semarang yang ditutup dan ini yang terakhir,”harapnya.

Baca Juga :   Pengabdian Kepada Masyarakat yang Dilakukan Mahasiswa Politeknik Indonusa Surakarta

Perlu di ketahui, bahwa Pasar Meteseh menjadi pasar kedelapan yang terpaksa harus ditutup sementaranya karena ada yang reaktif Covid-19. Sebelumnya, Pemkot Semarang dalam hal ini Dinas Perdagangan Kota Semarang sempat menutup tujuh pasar di antaranya pasar Kobong, Karimata, Rasamala, Prembaen, Karangayu, Mangkang, dan Wonodri dan satu toko swalayan.wid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *