Pameran Pusaka, Hilangkan Kesan Menakutkan - Belajar Teknologi dan Investasi - DjoNews

Pameran Pusaka, Hilangkan Kesan Menakutkan

  • Bagikan

Djonews.com, SEMARANG  –  Pecinta Tosan Aji, Perta Semar Semarang menggelar pameran dan bursa pusaka tosan aji di Gedung Monodiephuis, Kota Lama Semarang.

Pameran dan bursa pusaka tosan aji ini akan digelar selama 4 hari, yakni dari Senin 22 Agustus hingga Rabu 24 Agustus 2022.

Ketua Panitia Pameran dan Bursa Pusaka Tosan Aji, Adwi Sujatmiko menjelaskan, acara ini punya maksud untuk melestarikan budaya dari benda-benda pusaka tosan aji yang dibentuk pada tahun 2017.

“Pameran ini dihadiri oleh peserta se-Nusantara, dari Malang, Trenggalek, Tegal, Surabaya, Jakarta, Madiun, Solo, Jogja, dan di berbagai kota lainnya,” ujarnya, Selasa (23/8/2022)

Selain itu Dwi memaparkan tujuan dari acara ini sebagai edukasi agar keris atau benda pusakan bukan barang yang menakutkan dan penuh klenik.

“Kalau anak-anak muda kan takut sama keris, pedang, tombak, dan tosan aji lainnya. Kita mengedukasi mereka kan pembuatannya alat itu sulit, dan ini warisan budaya yang indah,” ujarnya.

Pameran keris digelar di lantai bawah Gedung Monod dengan diletakan di dalam pitrin. Kemudian di lantai atas tempat bursa dilangsungkan ada sekitar 80 peserta.

“Pitrin ini kan tempat yang bisa mencakup lima keris atau pusaka tosan aji. Tosan aji itu kan besi yang dilestarikan seperti tombak, keris, pedang,” jelasnya.

Salah satu peserta yakni Budi Susanto mengaku kegiatan ini cukup bagus dan mempererat tali silaturahmi.

“Selain bagian dari komitmen melestarikan budaya. Kita juga mempererat tali silaturrahmi tosan aji,” kata Budi yang berasal dari Paguyuban Patra Ganesa Slawi Tegal.

Budi mengaku membawa lebih dari 20 pusaka tosan aji yang terdiri dari keris, tombak, dan pedang. Semua pusaka itu dihargai kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 24 juta.

“Harganya tergantung pada kriteria pusaka. Soalnya pusaka yang baik dikerjakam oleh empu yang baik. Kalau yang paling tua dari saya ada yang dari zaman Kerajaan Singosari,” ungkapnya.(Haris Akbar Tanjung)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *