Normalisasi Sungai Beringin Membutuhkan Rp 230 M

oleh

Semarang – Masuknya musim penghujan membuat sebagian wilayah di Kota Semarang kebanjiran, salah satunya kawasan Mangkang khususnya Kali Beringin yang saat ini masih melakukan perbaikan drainase yang rencananya rampung pada 2022.

“Sungai Beringin ini masih memasuki 0,21% maka akan kita kebut agar tidak banjir di kemudian hari,” ujarnya, Wali Kota Semarang Hendra Prihadi, Selasa (05/01/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Sih Rianung mengatakan butuh anggaran sebesar Rp 230 miliar guna melakukan normalisasi Sungai Beringin. Anggaran tersebut didapat dari pembiayaan Pemerintah Pusat.

“Untuk pembebasan lahan bagian Pemkot Semarang, normalisasi ini dilakukan secara multi-years oleh Pemerintah Pusat,” tambahnya.

Perlu diketahui, pembebasan lahan tapah pertama telah usai, namun dikarenakan ada review Detail Engineering Design (DED) dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, sehingga dilakukan penambahan wilayah sungai yang dinormalisasi.

“Pembebasan lahan tahap dua totalnya seluas 10,3 hektare, namun nanti normalisasi Sungai Beringin akan melintasi Jalur Pantura,” imbuhnya.mda

Baca Juga:  Kunjungi Panti, Pesonna Hotel Bagi Sembako