Nekad Gantung Diri, Tinggalkan Dua Orang Anak

oleh
image 2021 07 12 154925 - Nekad Gantung Diri, Tinggalkan Dua Orang Anak
Tim Inafis Polrestabes Semarang mendatangi lokasi gantung diri di Sambirejo,Gayamsari, Kota Semarang, Senin (12/7/2021).

Djonews.com, SEMARANG  – Seorang warga asal Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dalam kamarnya. Korban bernama Cahyo Adi Saputro (29) alias Leot. Korban meninggalkan 2 orang anak.

Sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat membuat surat wasiat kepada seisi rumah yang berisikan korban berpamitan kepada orangtuanya sekaligus meminta maaf. Dalam story WA korban juga menuliskan “selamat jalan penderitaan selamat datang kebahagiaan”.

Muhammad Taufik, tetangga sekaligus saksi mengatakan korban meninggal tergantung dengan tali tambang yang diikatkan di atap rumahnya dan hanya mengenakan celana kolor.

“Ya, ada surat wasiat yang ditaruh di atas kasur, kalau masalah rumah tangga saya kurang begitu tahu,” ujarnya, Senin (12/7/2021).

Taufik menjelaskan, mengetahui korban gantung diri saat hendak menumpang buang air kecil di kamar mandi rumah korban.

Tiap pagi dia hampir selalu menumpang di kamar mandi tersebut. Bedanya pagi ini rumah korban terkunci dari dalam. Padahal biasanya pintu tak terkunci.

“Saya bingung mau masuk lewat untungnya jendela ga ke kunci jadi lewat jendela, Saya kira korban sedang membetulkan sesuatu. Saya panggil diam saja. Waktu saya intip ternyata korban menggantung,” terangnya.

Dia pun langsung meningglakan rumah itu lalu melaporkan ke warga sekitar. Para warga dan ketua RT lantas memanggil polisi.

“Polisi dan petugas tadi kesini. Ga ada mencurigakan korban memang murni gantung diri,” ujarnya.

Sebelumnya tak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah. Korban sebelum meninggal juga tak berlagak aneh. Korban bersikap biasa saja bahkan masih sempat kumpul dan berbincang dengan para temannya.

“Tak ada sikap mencurigakan dari korban jadi kami kaget korban nekat gitu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dishub Semarang Lakukan Pemeriksaan Muatan Truk

Korban dikenal warga sekitar sebagai pekerja serabutan. Tiga bulan lalu baru resmi bercerai dengan istrinya. Kini istri dan dua anaknya berada di Boyolali.

Tim Inafis Polrestabes Semarang dan Polsek Gayamsari sudah olah tenpat kejadian perkara. Tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Pemeriksaan medis korban juga negatif Covid-19 sehingga mayat korban dimakamkan langsung oleh pihak keluarga.fer

Tentang Penulis: Kunairoh

Gambar Gravatar
Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *