fbpx

Minyak Goreng Langka, Warga Pilih Curah

  • Bagikan
Minyak Goreng Langka, Warga Pilih Curah

Djonews.com, KENDAL – Puluhan warga Kaliwungu Kendal antre untuk mendapatkan minyak goreng curah dengan harga murah.

Warga harus menunggu lama dan antre sembari membawa jerigen, untuk bisa mendapatkan minyak goreng curah yang dijual seharga Rp11.500 perliternya.

Warga mengaku minyak goreng susah dicari dan jika ingin mendapatkan di agen minyak goreng curah harus menyerahkan fotocopy KTP dan antri menunggu pasokan datang.

Antrean warga dengan jerigennya terlihat di agen minyak goreng curah di depan Pasar Pagi Kaliwungu Senin 07 Maret 2022 siang.

Puluhan warga ini sudah menunggu sejak pagi hari namun pasokan minyak goreng baru datang siang hari.

Bahkan antrean warga ini mengular dan memanjang hingga jalan raya. Sementara warga yang sudah mendapatkan nomor antrean masih harus berderet dengan jerigennya menunggu pengisian

Susahnya mendapatkan minyak goreng dialami Listiono yang seorang pedagang. Ia sudah mencari stok minyak goreng curah di sejumlah agen namun selalu kosong.

“Susah sekali sekarang cari minyak goreng, kalaupun ada harus antre dan pembeliannya tidak bisa banyak. Seperti sekarang ini hanya mendapatkan 40 liter saja karena telat mengantri. Dibelakang saya malah kebagian 20 liter saja,” katanya.

Sementara Sunarti penjual gorengan ini sudah mengantre sejak pagi dan baru mendapatkan jatah minyak goreng curah setelah menunggu hampir dua jam. Menurutnya saat ini pasokan minyak goreng di pasar tradisional sangat susah sekali.

“Sebagai pedagang gorengan saya memilih menggunakan minyak curah yang harganya lebih murah dibandingkan kemasan. Minyak goreng curah di tempat ini bisa didapat dengan harga Rp 12.500, jika menggunakan minyak goreng kemasan akan merugi karena harga tahu dan tempe juga naik,” terangnya.

Baca Juga:  Tengok Keindahan Wana Wisata Edukasi Taman Buah Sidomakmur Kaliwungu, yang Tawarkan Keindahan Alam Hutan Kendal

Minyak goreng curah dijual dengan harga murah ini merupakan operasi pasar yang digelar Dinas Perdagangan propinsi Jawa Tengah. Tidak ada pembatasan pembelian namun jatah minyak goreng dibagi warga yang sudah mengantre.*

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.