Masih Tergenang Banjir, Proses Pemakaman Gunakan Perahu Karet

oleh
Warga bersama petugas BPBD, TNI, Polri dan relawan, gotong royong mengantar pemakaman jenazah menggunakan perahu di tengah kepungan banjir di Trimulyo, Genuk, Semarang, Jumat, 26 Februari 2021.

Semarang – Sukardi, warga yang meninggal di RT 1 RW 3 Kelurahan Trimulyo, Kcamatan Genuk,Kota Semarang terpaksa diantar menggunakan perahu karet lantaran masih terdapat genangan di tempat tersebut padahal tempat pemakaman umum dengan rumah alhamrhum cukup jauh

Dalam prosesnya, para relawan beserta BPBD Kota Semarang, TNI, Polri dan warga turut membantu mengantarkan jenazah tersebut.

Lurah Trimulyo, Katarina Hevy Herawati mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BPBD Kota Semarang untuk meminjam perahu karet dikarenakan masih ada genangan sekitar paha orang dewasa.

“Jarak rumah duka dengan TPU hampir 1 KM, karena genangan cuckup tinggi kita koordinasi dengan BPBD terkait prosesi pemakamannya,” ujanya.

Perlu diketahui, dalam tiga hari terakhir ini di wilayah Trimulyo masih banyak genangan air, yang paling parah ada di RW 1 dan RW 2.

Sementara itu Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarso membetulkan bahwa kelurahan Trimulyo meminjam perahu karet untuk proses pengantaran jenazah.

“Betul dipinjam tadi juga dibantu oleh beberapa relawan serta petugas TNI Polri beserta beberapa staff kelurahan,” tandasnya.afm

Baca Juga:  Lakukan Pelonggaran PKM, Temukan Warga Yang Masih Bandel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel dan informasi kesehatan dan kecantikan lainnya dibawah ini