,

Masih Polemik, Pembebasan Lahan di Sidogemah Demak

oleh -
Warga Sidogemah berkumpul untuk menghalau alat berat yang ingin melakukan pengerjaan jalan tol semarang-demak.
Warga Sidogemah berkumpul untuk menghalau alat berat yang ingin melakukan pengerjaan jalan tol semarang-demak.

Djonews.com – Demak,Banyaknya warga yang berkumpul membuat alat berat yang dipergunakan untuk melakukan pembangunan jalan tol tidak bisa lewat dikarenakan warga desa Sidogemah dan Sidorawuh belum dibayarkan.

Salah satu warga bernama Andi mengatakan bahwa sikap warga di Kampung Sidogemah, Sodong dan Sidorawuh masih sama yaitu menolak kedatangan alat berat untuk melakukan pengurukan lahan tol.

“Dari warga Sidogemah dan Sidorawuh menginginkan agar lahan dibebaskan dulu lalu ada warga Sodong yang menolak alat berat karena jalan yang dipakai alat berat itu satu satunya akses jalan desa. diKhawatirkan nanti jalannya rusak,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya berpendapat bahwa sebagian warga tetap menginginkan pembayaran terlebih dahulu sebelum proyek tol yang berada di Sidogemah dilanjutkan.

Baca Juga :   Rumah Pengasapan Butuh Pengembangan

“keinginan warga sederhana saja,kita nanti adakan mediasi lagi biar enak,” katanya.

Sedangkan Camat Sayung Sururi ketika di konfirmasi mengatakan,untuk selama ini progres dari pihak kontraktor belum ada. “Kalau warga sih selama belum terbayarkan, pengerjaan (tol) yang mengenai tanah warga belum bisa dimulai. Kita berharap, segera dilakukan musyawarah lagi. Sehingga pembebasan lahan bisa diselesaikan,” ujarnya.lius

Menyalinkode AMP

Baca Berita Harian Semarang Klik disni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyalinkode AMP