Lanjutan Dugaan Kasus Malpraktik yang Dilakukan RS Hermina

oleh
Jevry Christian Harsa (duduk kanan), menunjukkan foto istrinya yang lumpuh pasca melahirkan di RS Hermina Pandaranan, Semarang. beberapa waktu lalu.

Djonews.com, SEMARANG  –  Adany dugaan malpraktik yang dilakukan oleh RS Hermina pada Mei 2020 lalu berujung dengan gugatan ke Pengadilan Negeri Semarang. Pelapor adalah Jevry Christian Harsa yang diwakili kuasa hukumnya yakni Iput Prasetyo Wibowo yang juga menggugat enam pihak.

Dalam isi gugatan yakni Perbuatan Melawan Hukum terdiri dari pihak rumah sakit, seorang dokter spesialis anak, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anestesi, dokter umum, Dinas Kesehatan Kota Semarang serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Semarang.

Kuasa hukum, Iput Prasetyo Wibowo menyebut, gugatan masuk ke PN Semarang pada 2 Maret 2021. Terdaftar dan teregister di Pengadilan Negeri Semarang dengan nomor 104/Pdt.G/2021/PN Smg. Penggugat menyebut mengalami kerugian materiel Rp 8,8 miliar dan kerugian inmateriel Rp 17 miliar.

“Gugatan ini terkait dengan peristiwa kehilangan anak pertama sewaktu istrinya Ningrum Santi menjalani persalinan di rumah sakit tersebut. Kami menduga rumah sakit melakukan malpraktik,” ujar Iput.

Sementara itu, ketika di konfirmasi Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Semarang, dr Elang Sumambar mengatakan sebagai organisasi IDI organisasi yang menaungi profesi dokter, akan menghormati proses pengadilan. IDI siap mengikuti setiap tahapan dalam proses hukum ini.

Baca Juga:  BST Tahun 2021 Siap Di Berikan Kepada 1.618.935 Keluarga

“Pertama, kami dari IDI siap menghormati pengadilan. Kami akan melihat perkembangannya, bahkan bisa juga kami menuntut balik,” kata Elang.

Kuasa hukum penggugat Iput meminta semua pihak tergugat hadir dalam persidangan agar perkara bisa cepat selesai. Kasus ini telah melewati tiga persidangan. Terakhir sidang mediasi yang dilangsungkan tertutup.mda