Krematorium Yayasan Pancaka Kuwalahan Atasi Jenazah

oleh
image 2021 07 15 153317 - Krematorium Yayasan Pancaka Kuwalahan Atasi Jenazah
Krematorium Yayasan Pancaka yang berada di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang

Djonews.com, SEMARANG  –  Banyaknya warga yang meninggal diakibatkan terkena Covid-19. Sebuah Krematorium Yayasan Pancaka yang berada di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang mengalami kewalahan dalam membakar jenazah.

Manajer Krematorium Yayasan Pancaka, Hariyadi mengungkapkan saat ini Krematorium hanya di batasi empat jenazah untuk setiap harinya. Di karenakan jumlah tungku pembakar hanya tersedia empat ruang.

“Tenaga kerja kita batasi untuk protokol kesehatan, biasanya proses penggilingan tulang sampai 12 jam dengan suhu 1.500 derajat. Sedangkan, pendinginan 8 jam sendiri, maka kita batasi,” ujranya, Kamis (15/7/2021).

Menurutnya Hariyadi, pihaknya kebanjiran permintaan membakar Jenazah pada awal Juni 2021 atau setelah libur Lebaran. Saat itu, ada 135 jenazah, di mana 80 jenazah merupakan pasien positif Covid-19.

“Kan kalau covid harus cepat-cepat. Kita enggak bisa, kewalahan di sini. kita beri masukan untuk dikubur di TPU saja”, tandas Hariyadi.

Hariyadi menuturkan terpaksa menolak warga yang hendak membakar jenazah keluarganya. Ia menyarankan warga untuk mencari lokasi kremasi lain.hrs

Baca Juga:  Kasus Kekerasan Terhadap PRT Semarang

Tentang Penulis: Kunairoh

Gambar Gravatar
Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *