Kenali Manfaat Yakult, dan Bolehkah Anak Usia 2 Tahun Meminum Yakult

oleh
Kenali Manfaat Yakult, dan Bolehkah Anak Usia 2 Tahun Meminum Yakult

Yuk, mari kita kenali manfaat Yakult yang mengandung probiotik bagi balita. Minuman probiotik yang satu ini adalah satu merk yang sangat populer. Nama “Yakult” sendiri berawal dari kata Jahurto dalam pelafatan Jepang yang bermakna Yogurt. Minuman ini juga dikenal paling bergizi dan sering diminum bagi kalangan dewasa dan bahkan anak-anak.

Yakult juga digadang-gadang aman bagi kesehatan usus, dikarenakan bakteri baik yang dapat membantu melindungi organ dalam kita dari miliaran mikroorganisme yang membahayakan. Selain itu pula, banyak studi ilmiah yang menjelaskan tentang manfaat Yakult itu sendiri.

Yakult merupakan produk susu yang difermentasi, terdiri dari susu skim kering, glukosa, gula, sari Yakult, dan miliaran bakteri Lactobacillus Casei yang baik. Namun, apakah aman memberikan yakult pada anak usia 2 tahun?

Mari simak rangkuman DjoNews yang akan menerangkan perihal anak usia 2 tahun yang meminum yakult ini

1. Yakult diluncurkan Tahun 1935 oleh Dr. Minoru Shirota

Kenali Manfaat Yakult, dan Bolehkah Anak Usia 2 Tahun Meminum Yakult

Lalu, bolehkah anak usia 2 tahun meminum yakult? Yang perlu untuk kamu ketahui adalah bahwa Yakult merupakan salah satu minuman susu fermentasi probiotik yang paling populer. Didukung dengan penelitian ilmiah lebih dari 80 tahun.

Di dalamnya terkandung 6,5 miliar probiotik yang telah duji lebih dari 100 studi ilmiah pada manusia, termasuk diantaranya ialah anak-anak, orang dewasa, dan bahkan orang tua untuk mendukung tingkat keamanannya.

Penelitian ilmiah ini menunjukkan tentang probiotik yang terkandung di dalamnya lebih dari 1 miliar strain bakteri baik memiliki manfaat dalam hal kesehatan. Selain itu, Yakult juga telah dinyatakan aman untuk dkonsumsi baik anak-anak maupun orang tua.

2. Yakult Aman untuk Balita dengan Dosis Tepat

Kenali Manfaat Yakult, dan Bolehkah Anak Usia 2 Tahun Meminum Yakult

Selama anak berada diusia ini, anak akan suka memakan dan mencicipi berbagai hal, bahkan hampir segala hal dan tak terkecuali juga Yakult. Drhealthbenefits.com menyatakan, beberapa penelitian telah tegas menyatakan Yakult aman bagi balita, asal dengan dosis yang tepat saat dikonsumsi.

Baca Juga:  Cara Efektif Mencegah dan Menghindari Tertular Virus Corona?

Dalam satu porsi botol Yakult terkandung 80 ml, dimana terkandung prosentase sebagai berikut:

Nutrisi = (%) Nilai Harian

  • Kalori = 50Ccal
  • Total Karbohidrat = 12 g (4%)
  • Serat Makan = 0
  • Gula = 11g
  • Natrium = 15mg (1%)
  • Protein =< 1g
  • Kalsium = 4%

Di sisi lain, Yakult merupakan minuman probiotik yang tidak mengandung kolesterol, bebas pengawet, tanpa gluten dan bebas lemak.

3. Manfaat Yakult bagi Balita

Seperti pembahasan di atas, bahwa minuman probiotik selayaknya Yakult tidak membahayakan balita, sehingga kamu sebagai orang tua dapat merasa tenang setiap kali anak ingin meminum Yakult, justru sebaliknya anak akan mendapat banyak manfaat probiotik darinya.

Beberapa manfaat Yakult bagi balita dijelaskan sebagai berikut:

Baik bagi Sistem Pencernaan

Tahukah kamu, Per botol Yakult mengandung sekitar 10 milyar LcS (Lactobacillus casei Shirota) yang juga dikenal sebagai bakteri baik? Sudah bukan rahasia lagi bahwa salah satu manfaat dari minuman probiotik adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan terutama bagi balita yang sistem pencernaannya masih berkembang.

Solusi Mencegah Diare

Seringnya orang tua akan merasa panik bilamana anak menderita diare. Tak ada cara yang mudah untuk mencegah terjadinya diare, terutama di usia balita yang acap kali memasukkan segala yang ditemui ke mulutnya. Oleh karena itu, kamu dapat mencegahnya dengan meminumkan Yakult pada anak. Minuman ini bukan hanya menyuguhkan rasa yang segar dan nikmat, namun juga sebagai solusi ampuh melawan diare anak balita.

Mengurangi Resiko Alergi

Beberapa penelitian ilmiah telah menyatakan bahwa balita yang diberi minuman probiotik seperti Yakult kemungkinan besar tidak akan mudah terkena risiko alergi. Banyak efek samping dari alergi dan salah satunya merupakan penyebab dari gejala asma pada anak.

Pengobatan Kolik Alami

Kolik rentan menyerang anak usia tahun ke bawah, namun terkadang anak usia di atas 1 tahun pun juga rentan mengalami kolik. Meskipun penelitian dalam hal ini masih perlu lebih lanjut, tetapi penelitian yang diterbitkan di tahun 2007 memiliki bukti yang kuat dan cukup bahwa pemberian probiotik dapat berdampak baik bagi anak dengan kondisi kolik.

Baca Juga:  Apakah Kentang Panggang Sehat? Nutrisi, Keuntungan dan Kekurangan

Meringankan Masalah Perut

Balita dengan usia kurang dari 2 tahun mungkin masih memiliki sistem pencernaan yang lebih lemah dibandingkan dengan anak yang berusia di atas 2 tahun. Itulah mengapa beberapa masalah perut rentan terjadi dan memberikan Yakult dapat membantu anak dalam meredakan masalah perutnya.

Mengurangi Resiko Asma

Seperti pembahasan sebelumnya, beberapa penelitian ilmiah menyatakan bahwa Yakult berkemungkinan memberikan dampak baik dalam mengurangi risiko alergi dan salah satunya juga jenis alergi yang dapat memicu penyakit asma. Dengan kata lain, memberikan Yakult kepada anak dapat membantu mengurangi resiko asma.

Membantu Meningkatkan Sistem Imunitas

The Journal of Nutrition Supplement mengungkapkan, Yakult bisa meningkatkan sistem kekebalan anak dan membantunya menangkal bakteri jahat baik yang menyerang anak-anak maupun orang dewasa. Balita dengan sistem Imunitas yang kuat tidak akan mudah rentan terhadap infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, bahkan cacing.

Mencegah Flu dan Batuk

Menurut sebuah penelitian terhadap para atlet di Universitas Loughborough yang ditulis International Journal of Sport Nutrition and Exercise Metabolism, konsumsi Yakult selama 16 minggu dapat mengurangi infeksi saluran seperti pilek maupun batuk. Karena musim hujan telah tiba, konsumsi Yakult secara teratur akan membantu anak tetap terlindung dari flu biasa maupun batuk.

Dikemas dengan Kalsium

Manfaat kalsium bagi kesehatan balita sangatlah penting dikarenakan kalsium yang amat dibutuhkan dalam mengoptimalkan perkembangannya. Selain itu, kalsium memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang, kekuatan tulang, mengoptimalkan perkembangan, serta kesehatan gigi dan gusi.

Sumber Protein

Protein terbagi menjadi dua jenis, yaitu protein hewani dan protein nabati. Karena Yakult terbuat dari susu, maka Yakult menjadi salah satu sumber protein hewani yang sangat baik bagi balita. Protein memiliki peran penting dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Protein juga baik untuk rambut, kulit, otot, dan sistem saraf.

Bermanfaat dengan Eksim

Selain asma, eksim bisa terjadi karena reaksi alergi pada anak. Yakult dapat membantu mengurangi risiko alergi, sehingga risiko eksim juga dapat dikurangi secara signifikan. Meski begitu, studi lebih lanjut masih sangat diperlukan demi mendukung klaim kesehatan yang satu ini.

Baca Juga:  Obat Batuk Untuk Balita Berdasarkan Usia yang Efektif dan Aman

4. Satu Botol Minuman Probiotik bagi Anak dalam sehari

Kenali Manfaat Yakult, dan Bolehkah Anak Usia 2 Tahun Meminum Yakult

Secara umum, probiotik dapat diperkenalkan kepada anak dalam awal masa kanak-kanak. Dalam kasus anak-anak, bakteri baik dapat sangat berguna sebab ia akan membantu melawan bakteri berbahaya dan menjaga anak agar tetap sehat.

Yakult telah dirancang bahkan untuk anak-anak balita dapat meminumnya tanpa khawatir, sehingga anak dapat minum setidaknya satu botol takaran yakult dalam sehari.

Probiotik merupakan bakteri baik dan menguntungkan yang akan membantu anak dalam memperbaiki ketidakseimbangan sistem pencernaannya.

Namun, sebaiknya kamu sebagai orang tua berkonsultasi dengan dokter anak sebelum mulai memasukkan minuman ini ke dalam rutinitas konsumsi anak sehari-hari.

5. Perhatikan hal ini Saat pertama kali Memberikan Yakult

Kenali Manfaat Yakult, dan Bolehkah Anak Usia 2 Tahun Meminum Yakult

Walaupun berbagai manfaat yakult terkandung bahkan bagi kesehatan anak, namun tetap ada beberapa hal yang juga harus kamu perhatikan saat memberikan Yakult kepada anak, diantaranya ialah:

  • Jika ini pertama kalinya kamu memberikan Yakult kepada anak dengan usia dua tahun, kamu perlu memberikan perhatian tentang reaksi apa pun yang mungkin terjadi. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa anak dengan kondisi kesehatan tertentu dapat mengalami beberapa masalah saat mengonsumsi minuman probiotik, seperti anak dengan gejala intoleransi laktosa, atau anak dengan sistem kekebalan yang lemah.
  • Pada beberapa anak, Yakult mungkin terlalu manis. Hal ini bisa diatasi dengan mengambil setengah botol Yakult lalu dicampur dengan air sebelum memberikannya kepada anak, untuk menetralisir rasa manis yang terlalu kuat dari Yakult.
  • Dosis sangat penting sebelum memberikan Yakult pada balita. Jika anjuran orang dewasa adalah dua botol Yakult per hari, maka mungkin kamu perlu mengurangi dosisnya saat memberikan Yakult kepada anak balita.
  • Jika anak menderita atau alergi terhadap protein atau susu hewani sangat dianjurkan untuk tidak memberikan anak minuman probiotik yang satu ini.

Jadi, Yakult secara keseluruhan aman untuk anak usia 2 tahun, tapi kamu juga harus mengetahui dosis yang tepat dan tidak hanya berfokus pada manfaatnya saja.

Walau begitu, tidak ada yang perlu kamu khawatirkan setiap kali anak meminta Yakult. Karena pada umumnya minuman probiotik ini aman dan sehat pula bagi anak.

Semoga Bermanfaat!