Kenaikan Upah Jadi 3,27 Persen, Pengusaha Kecewa

35 sec read

Semarang – Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2021 mengalami kenaikan 3,27% membuat para buruh menyambut baik dengan putusan yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Jateng, Heru Budi Utoyo mengapresiasi dengan keluarnya kebijakan tersebut. Kebijakan yang dikeluarkan ibarat angin segar apalagi di masa pandemi.

Baca Juga;

“Ini merupakan kebijakan yang membuat kami para buruh mendapatkan angin segar, padahal di masa pandemi seperti ini kami merasa terbantukan dengan keputusan tersebut,” ujarnya Selasa (3/11/2020).

Sementara itu, salah seorang pengusaha menilai kebijakan dengan menaikkan UMP Jateng dirasa kurang tepat dikarenakan masih banyaknya perusahaan yang belum bangkit.

“Pengusaha sekarang masih dalam keadaan berat harusnya pemerintah memberikan kebijakan untuk pengusaha supaya bisa bangkit lagi,” terang Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, Frans Kongi

Pihaknya pun menambahkan disamping dengan menetapkan UMP 2021 di Jawa Tengah, ada beberapa ydaerah yang menaikkan pula diantaranya Jawa Tengah, DIY, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Tak Selesaikan Target, Kontraktor di Putus Kontrak

“upah jangan naik dulu. Kalau naik, tambah berat, Belum ada cash flow dan produksi belum bisa sepenuhnya berjalan penuh,” tandasnya.wid

Baca Juga;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *