Kades Sidomulyo Demak, Dituding Menganiaya Pemandu Lagu

oleh
image 2021 09 07 153938 - Kades Sidomulyo Demak, Dituding Menganiaya Pemandu Lagu
Kades Sidomulyo Demak

Djonews.com, DEMAK  – Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Dempat, Kabupaten Demak yang bernama Agus Puryoto harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran diduga melakukan penganiayaan dengan seorang pemandu lagu berinisial LV (24) pemandu lagu lepas asal Kecamatan Gubug, Kabupaten Demak

Mendapat informasi tersebut Agus mengakui dirinya saat itu sedang berada di dalam satu ruangan karaoke dengan LV di Kota Purwodadi, Grobogan pada dini hari.

“Kami memang karaoke, tapi tidak benar jika saya menganiaya Lutvi. Saat karaoke, kami berempat. Lutvi dengan temannya Yuli dan saya dengan sopir saya Edi Suwarno,” kata Agus, Senin (6/9/2021).

Menurutnyam sebelum mereka berkaraoke, LV sempat ditemani oleh Yuli yang datang dengan mobil brio untuk menemui Agus yang saat itu sedang nongkrong di tempat cucian mobil milik Edi Suwarno, sopir Agus pada Senin (30/8/2021) malam.

Menurutnya kedua wanita tersebut datang sudah dalam keadaan mabuk. Dirinya tak menampik sudah mengenal LV selama beberapa bulan lalu.

“Kami sempai ngobrol kemudian LV mengajak untuk karaoke, mobil Brio LV kemudian dititipkan di tempat cucian mobil milik sopir saya dan kami pun berempat berangkat mengendarai Fortuner kendaraan pribadi saya,” tutur Agus.

Dalam perjalanan mereka berempat memesan room di tempat di Kota Purwodadi pada Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 02.00 WIB. Selang satu jam Agus menghentikan karaoke dan langsung membayar tagihan karena melihat kondisi LV mabuk berat.

“Yuli minta turun di kosnya di Purwodadi. Nah di tengah perjalanan, LV yang mabuk berat meronta-ronta berteriak tak keruan. Saya pun berupaya menahannya dari Purwodadi hingga Demak karena takut dia melompat. Saya yang memegangi LV juga dicakar dan dipukulnya. Tak masalah yang penting selamat sampai rumah,” jelas Agus

Baca Juga:  Banyak Pemilih Terancam Di Coret

Sesampainya di Desa Sidomulyo, kata Agus, LV yang ada di bawah pengaruh alkohol itu lantas turun dari mobil dan langsung berlari ke area persawahan.

Menurut perkiraan Agus, luka-luka di fisik LV muncul akibat ulahnya sendiri saat keluar dari rumah Edi dengan berlari ke area persawahan.

“Mungkin saja ia jatuh bangun saat itu karena memang mabuk berat tak sadarkan diri. Yang jelas ada saksi-saksi yang mengetahui itu dan sekali lagi tidak benar jika saya menganiaya LV,” tegas Agus.

Dengan kegaduhan yang awalnya viral di media sosial ini, Agus pun meminta maaf kepada masyarakat dan pemerintah. Agus pun merasa sudah berupaya kooperatif menjalani pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Grobogan.

“Video yang di-share di medsos itu tidak benar. Saya ingin meluruskan saja jika tidak ada penganiayaan atau bahkan perampasan. Mobil Brio LV yang ia parkir di tempat cucian mobil milik sopir saya juga langsung saya titipkan di Polsek Dempet,” imbuh Agus.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Aji Darmawan membenarkan perihal pelaporan dugaan penganiayaan tersebut. Hanya saja Aji belum bisa memberikan keterangan secara detail lantaran masih didalami.

“Masih kami tangani dan dalam proses pemeriksaan,” kata Aji.man

Tentang Penulis: Kunairoh

Gambar Gravatar
Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *