Jelang Pilkada , Masyarakat Di Minta Lakukan Pengawasan

oleh
Jelang Pilkada ASN Diminta Tenang

Semarang – Pilkada serentak sebentar lagi akan digelar, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jateng di minta untuk tidak melakukan manuver-manuver politik seperti melakukan pendekatan terhadap salah satu paslon tertentu.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, sangat mewanti-wanti ASN untuk tetap menjaga netralitas saat momentum Pilkada nanti.

“Semua juga mesti tahu diri. ASN-nya sendiri, tidak juga merapat-rapatkan diri kepada blok-blok itu. Kalau itu yang terjadi biasanya kesemrawutan akan mulai muncul,” ujar  Ganjar usai Sosialisasi Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi menjelang Pilkada Serentak 2020, Senin (9/11/2020).

Karenanya, para ASN diminta untuk tetap menahan diri dan tidak terlibat di kontestasi Pilkada serentak. Dalam hal ini, lanjutnya, netralitas ASN sangatlah penting. ASN yang netral tentunya akan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan optimal.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Fajar SAKA, menyebut hingga hari ini sudah ada 24 pelanggaran ASN yang ditemukan pihaknya. Setidaknya ada 86 ASN yang telah direkomendasikan untuk disanksi ke Komisi ASN.

Baca Juga:  Industri Jawa Tengah Mulai Naik

“Sebagian besar sudah ditangani,” kata Fajar. Meski begitu, ia tetap berharap ASN di Jateng benar-benar bisa menjaga netralitasnya dalam kontestasi Pilkada serentak nanti. prio