Iswar : Jaga Kondisi Lapangan Olahraga Kecamatan - Belajar Teknologi dan Investasi - DjoNews
Menu
Situs Tentang Belajar Teknologi serta Investasi Lengkap

Iswar : Jaga Kondisi Lapangan Olahraga Kecamatan

  • Bagikan

Djonews.com, SEMARANG – Pembangunan fasilitas olahraga menjadi fokus dan prioritas kepemimpinan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, guna menunjang peningkatan potensi sumber dayaanusia. Namun kondisi di lapangan, tidak seluruhnya lapangan olahraga yang dibangun oleh Pemerintah Kota Semarang dirawat dengan baik.

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin meminta lapangan olahraga dikelola dengan baik. Caranya, lapangan olahraga bisa diserahkan ke kecamatan sehingga kecamatan bisa melakukan perawatan secara maksimal. Kemudian, kecamatan bisa menyerahkan ke persatuan cabang olahraga (cabor) sehingga dapat difungsikan secara maksimal

“Kalau sudah diserahkan semua ke kecamatan. Kami berencana untuk mengumpulkan para camat agar bisa menyerahkan ke cabor. Sehingga, lapangan bisa terawat baik. Selama ini ada lapangan yang tidak terawat. Terkadang masyarakat tidak merasa lapangan diserahkan,” jelas Iswar.

Dengan diserahkan ke cabor, lapangan sebagai sarana hiburan masyarakat juga bisa menjadi sarana untuk pembibitan atlet di tingkat kelurahan atau kecamatan.

“Kalau ada anak-anak berbakat, Kota Semarang akan lebih cepat mendapatkan bibit-bibit unggul yang profesional,” katanya.

Jika hal itu sudah bisa berjalan, menurut Iswar, tidak menutup kemungkinan pemerintah juga bisa menyelenggarakan kompetisi mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota. Sehingga, fasilitas olahraga di setiap wilayah ini bisa menjadi wadah untuk meraih prestasi sekaligus sebagai sarana hiburan bagi masyarakat.

Diakuinya, penyediaan fasilitas olahraga memang belum menyeluruh di setiap kelurahan. Namun, setidaknya saat ini ada satu hingga dua fasilias olahraga di tingkat kecamatan. Pembangunan sarana olahraga menyesuaikan lahan yang ada di setiap wilayah mengingat tidak seluruhnya menjadi lapangan. Pemkot hatus menyediakan lahan untuk ruang terbuka hijau (RTH).

“Kita lihat lagi pembangunan sarana olahraga ke depan nanti seperti apa karena kami butuh RTH. Tidak semua kami buat lapangan olahraga, kecuali ada hutan kota ditambah lapangan olahraga seperti di Kelurahan Krobokan,” jelas Iswar.(Eko Sujatno)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *