Djonews.com, SEMARANG – Untuk menyetarakan seluruh elemen masyarakat, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang akan mengeluarkan kartu disabilitas untuk wilayah Semarang. Total penyandang disabilitas atau difabel di wilayah Semarang adalah sebanyak 6.340 orang dan khusus tuna rungu terdapat 689 orang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, Heroe Soekendar mengungkapkan, penerbitan kartu disabilitas dipergunakan untuk menunjang pelayanan bagi para kaum disabilitas, sehingga bisa mendapatkan pelayanan khusus di berbagai tempat, termasuk salah satunya pusat perbelanjaan.

“Kemarin Pak Wali meluncurkan kartu BRT khusus disabilitas. Kami juga ada rencana untuk buat kartu identitas disabilitas agar mereka mendapat hak dasar mereka,” katanya, Rabu (24/8/2022).

Bukan itu saja, Dinsos rencananya juga akan memberikan ruang untuk para penyandang disabilitas di setiap kecamatan se Kota Semarang. untuk saat ini ruangan khusus penyandang disabilitas hanya ada di Kecamatan Semarang Barat.

“Rencananya akan ada ruang khusus di Kecamatan Tugu, Banyumanik, dan Tembalang. Kami akan coba seperti itu berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan hak-hak dasar,” tandasnya.

Selama ini, lanjut Heroe, Dinsos berupaya memberikan fasilitas-fasilitas bagi penyandang disabilitas. Pihaknya mencari corporate social responsibility (CSR) dari pihak ketiga untuk membantu pemberian kursi roda, alat bantu dengar dan lain-lain. Dia ingin seluruh masyarakat Kota Semarang bisa merasakan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang.

“Jadi, kami berupaya memberikan fasilitas yanh cukup. Jangan sampai ada yang merasa didiskrimasikan. Semua punya hak yang sama merasakan pembangunan di Kota Semarang,” tutupnya.(Eko Sujatno)

Bagikan:

Tinggalkan komentar