Gunakan Rumdin, Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19 di Kabupaten Semarang

oleh
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro

Ungaran – Pasien Covid-19 di Kabupaten Semarang terus bertambah, menyebabkan Pemkab Semarang mencari ruang untuk pasien Covid-19. Diantaranya ada rumah singgah yang berada di  Gedung BKKBN Ambarawa dan Bapelkes Provinsi Jateng Kampus Suwakul, Ungaran.

“Ada 64 tempat tidur di rumah singgah, namun saat ini penuh. Langkah kita, meminta bantuan ke provinsi untuk dapat ikut mengakses rumah singgah terpadu,” terang Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Sukendro, Rabu (02/12/2020).

Hal tersebut diambil sebagai langkah antisipasi untuk menambah ruang perawatan dan telah mengirimkan surat untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ( Pemprov Jateng) untuk untuk akses 2 rumah tersebut.

Sukendro menambahkan rumah singgah yang dikelola oleh Pemprov Jateng berada di Gedung BPSDM Jawa Tengah dan Hotel Kesambi Hijau Semarang.

“Kita sudah berkirim surat, semoga segera direspon, untuk antisipasi,” terangnya. Semula Pemkab Semarang akan menggunakan Hotel Garuda yang berada di Kopeng Kecamatan Getasan, namun belum dianjurkan dikarenakan masih ada beberapa tahapan pembangunan yang belum selesai.

Baca Juga:  Kasus Melonjak, Jateng Terapkan PSBB di Tiga Wilayah

Hingga kini Pemkab Semarang terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat khususnya lingkup Kabupaten Semarang untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan dibantu oleh Satpol PP bersama TNI Polri untuk melaksanakan penertiban.rio