fbpx

Ganjar Tampung Tuntutan Driver Ojol

  • Bagikan
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (ist)

Djonews.com, SEMARANG – Usai para driver ojek online (Ojol) melakukan unjuk rasa pada Senin (7/3/2022) kemarin. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung memberikan respon dan menyampaikan tuntutan para driver ojol ke Dinas Perhubungan.

Ganjar Pranowo, mengatakan komunikasi dengan driver sebenarnya sudah sejak pekan lalu. Dirinya sudah meminta perwakilan driver Ojol untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi. Namun, para driver tetap ingin melakukan aksi.

 “Jadi sebelumya udah kita undang dulu dan mereka tuntutannya juga sudah jelas dan sudah kita obrolkan,” kata Ganjar.

Ganjar, sapaan akrabnya menyebut para driver ojol menuntut 4 tuntutan. Pertama, soal pengembalian tarif yang angkanya sekitar Rp 7.200 untuk jarak maksimum 3 sampai 4 km. Saat ini, tarif diturunkan Rp 6.400.

Tuntutan lain, lanjut Ganjar, driver ojol meminta aplikator meninjau ulang persentase komisi untuk driver. Serta meminta aplikator untuk menggunakan sistem bonus.

“Ini sebenarnya soal kesepakatan kerja begitu ya, makanya bisa fasilitasi lah soal itu untuk bisa bertemu dan ngobrol,” tutur Ganjar.

Selanjutnya, kepada Ganjar, driver meminta agar aplikator lebih memberikan jaminan keselamatan atau kecelakaan.

“Harapan dia ada asuransi atau setidaknya punya BPJS, dan ini meminta kepada aplikator untuk memberikan pembayaran premis besar Rp 16.800 kurang lebih per bulan,” jelasnya.

Ganjar mengatakan, para driver juga meminta ada payung hukum dari Pemda dalam Pergub atau yang lain sebagai jaminan kepada para mitra terkait kuota ojek online di Jawa Tengah.

“Beberapa waktu sebelumnya kita juga sudah komunikasi dengan kementrian perhubungan agar ada ketentuan yang memang bisa diseragamkan di area-area itu,” tuturnya.

Terkait aplikator, Ganjar mengaku sudah melakukan koordinasi yang bersifat informal dan ia berusaha untuk memfasilitasi para driver untuk bisa duduk bareng dengan aplikator.

Baca Juga:  Pegawai Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Terpapar Covid-19

 “Kami membuka komunikasi secara terbuka ya. Maksud saya tidak perlu harus demo sih, ngobrol aja dan buktinya ketika kemarin kita coba komunikasi dengan mereka bahkan di hari libur pun mereka juga oke kok ketemu dengan para driver mereka itu teman-teman saya yang dishub dan kita pro aktif sebenarnya artinya dalam situasi yang masih pandemi seperti ini ngobrol aja gitu,” tandas Ganjar.man

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.