Dugaan Malapraktik RS Tlogorejo, Mulai di Dalami

oleh
Raplan Sianturi menunjukkan laporan dugaan malaprakti yang dilakukan oleh RS Tlogorejo

Semarang – Ditreskrimsus Polda Jateng akan melakukan klarifikasi kepada pihak keluarga pasien yang telah melaporkan Rumah Sakit Tlogorejo ke Polda Jateng karena dugaan malpraktik terhadap anaknya. Terhadap laporan tersebut pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Asep Mauludin mengatakan akan memeriksa terhadap pelapor beserta istrinya dengan materi yang dialami pelapor.

“Benar (kemarin) rabu sudah kita lakukan pendalaman, kita juga akan melakukan pemanggilan pihak Rumah Sakit Tlogorejo untuk proses penyelidikan awal,” terangnya, Jumat (05/02/2021).

Kejadian dugaan malpraktik yang dialami oleh pelapor sebelumya saat pasien yang berasal dari jakar bernama Samuel Reven (26) meninggal saat berada di ruang isolasi rumah sakit pada 3 November 2020 lalu. Pihak keluarga merasakan ada kejanggalan saat dimintai berkas untuk menandatangani bantuan Kemenkes dengan keterangan tidak jelas meski hasil swab negatif.

Ayah Samuel, Raplan Sianturi (59), mengatakan pihaknya membawa ke ranah hukum karena pertemuan yang sudah dilaksanakan beberapa kali dengan pihak rumah sakit tidak membuahkan hasil. Raplan menegaskan ingin bentuk kejujuran dan tanggung jawab dari rumah sakit soal kematian anaknya.

Baca Juga:  Sempat Ricuh, Satpol PP Bongkar Paksa Bangunan Tak Berizin

“Sampai sekarang kami belum ada kejelasan dari rumah sakit (soal penyakit Samuel). Kami minta keadilan, kejujuran dan kebenaran,” ujar Raplan.

Dalam keterangan kematian, penyakit Samuel hanya berisi ‘penyakit tidak menular’. Beberapa kali pertemuan dengan pihak rumah sakit juga tidak membuahkan hasil.

Raplan juga menyayangkan pimpinan yayasan rumah sakit tidak tahu soal peristiwa itu sebelum diangkat ke media. Raplan sempat ditemui oleh pimpinan yayasan di Jakarta pekan lalu.

“Dia (pimpinan Yayasan) tidak tahu masalah ini. Bagaimana manajemen rumah sakit ini,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran SMC RS Telogorejo, dr Gracia Rutyana H, mengatakan perawatan dan tindakan medis terhadap Samuel Reven sudah dilakukan sesuai prosedur.

“Seluruh kronologis proses dan tindakan medis telah kami jelaskan dengan proporsional dan benar dan sesuai standar organisasi profesi kepada pihak keluarga. Selanjutnya kami tetap bersedia melakukan mediasi dengan pihak keluarga serta organisasi profesi atau instansi terkait,” ujarnya, Rabu (27/01/2021).pjo