fbpx

Disbudpar Gelar Pelatihan Profesi Terapis

  • Bagikan
Seorang terapis sedang melakukan praktek untuk mendapatkan sertifikasi profesi.(dok: ist)

Djonews.com, SEMARANG – Sebanyak 50 orang yang terdiri dari 25 pemandu karaoke dan 25 terapis mengikuti kompetisi kerja yang digelar oleh  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi kerja di Hotel Chanti, Kamis (12/5/2022).

Plt Kepala Disbudpar Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono menyebutkan hal tersebut merupakan sebuah tuntutan dari sebuah profesi yang harus memiliki standar keahlian di masing-masing bagian.

“Disbudpar bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Gunadarma yang bertujuan untuk profesional kerja. Karena mereka merupakan bagian dari industri wisata,” ungkapnya.

Menurutnya, tujuan sertifikasi profesi ini untuk perlindungan baik pekerja maupun pelanggan untuk memiliki standar kode etik yang harus dipegang. Para pelanggan pun harus menghormati kode etik tersebut.

“Semua yang bergerak di industri pariwisata bekerja secara profesional. Dengan demikian, ada perlindungan, jaminan, kesejahteraan, dan standarisasi sebuah profesi,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo sangat mendukung adanya sertifikasi profesi yang difasilitasi Disbudpar.

“Mereka harus punya standar kompetensi. Mereka nanti berprofesi tidak sembarang.  Satu sisi pengguna layanan akan terlindungi. Misalnya, saya mau pijat, kalau terapis sudah mempunyai sertifikasi berati tidak akan salah pijat,” ujarnya.

Dia pun mendorong Disbudpar memfasilitasi sertifikasi untuk profesi lainnya yang berkaitan dengan industri pariwisata.(Fauzi Rohmat)

Baca Juga:  Jateng Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Corona
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.