Debat Pertama, Calon Petahan Usung 5 Visi

55 sec read

Semarang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar debat pertama untuk pasangan Hendrar Prihadi – Hevearita G Rahayu di Hotel Patra Semarang, Rabu (18/11/2020) malam. Selama debat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan hanya menghadirkan perwakilan tim kampanye, panelis dan tanpa pendukung.

Panelis sendiri diantaranya Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama, Rektor Universitas PGRI Semarang Muhdi, Rektor Unika Soegijapranata Semarang Ridwan Sanjaya, Wakil Rektor IV Universitas 17 Agustus 1945 Semarang Retno Mawarini Sukmariningsih, dan Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Tafsir.

Baca Juga;

Dalam debatnya Hendrar Prihadi  – Hevearita G Rahayu menyampaikan 5 point visi yakni meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM yang unggul dan produktif, meningkatkan potensi ekonomi lokal yang berdaya saing, menjamin kemerdekaan masyarakat menjalankan ibadah, mewujudkan infrastruktur berkualitas yang berwawasan lingkungan, serta menjalankan reformasi birokrasi pemerintahan secara dinamis, dan menyusun produk hukum sesuai nilai-nilai Pancasila.

 “Ini adalah visi yang berkesinambungan dari periode yang sebelumnya, yakni Semarang Hebat. Kali ini Semarang Semakin Hebat berlandaskan Pancasila dalam bingkai NKRI,” ujar Hendi.

Baca Juga:  Penertiban Pedagang Nakal Di Kota Semarang

Selain itu, pengakuan terhadap toleransi juga diperhatikan. Tujuannya adalah agar masyarakat kembali sadar bahwa persoalan keberanekaragaman mesti bisa dijadikan kekuatan.

Sementara itu, Ita menyampaikan untuk debat tanpa lawan ini merupakan pengalaman kali pertama yang dirasakan. “Alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar, kita sudah tik tok tadi, dan bisa saling menutup kekurangan,” tambahnya.

Rektor Upgris Muhdi mengatakan dilihat secara umum jawaban dari Hendi-Ita sudah sangat baik, bahkan jika dipersentase sebesar 90 persen. Selain itu, Hendi -Ita juga bisa menguasi materi dengan baik.

“Secara umum mungkin kalau boleh saya sebut kisaran 90 persen paslon bisa menanggapi secara baik. Penguasaan materi beliau mungkin juga karena ini kan periode kedua,” terang Muhdi.wid

Baca Juga;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *