Cuaca Buruk Cabai Mahal

oleh -
Harga cabai mulai melambung tinggi seiring dengan cuaca yang tidak menentu di awal tahun ini.
Harga cabai mulai melambung tinggi seiring dengan cuaca yang tidak menentu di awal tahun ini.

Djonews.id – Semarang,Cuaca ekstrim mempengaruhi harga sejumlah komoditas. Seperti harga cabai yang terus mengalami kenaikan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan provinsi Jawa Tengah Agus Wariyanto mengatakan bahwa cabai merah keriting dan cabai merah terpong rata-rata mengalami kenaikan cukup tinggi. Harga cabai merah keriting, berdasar sistem informasi harga Jawa Tengah, per 10 Januari mencapai Rp52.400 dan cabai merah teropong bahkan mencapai Rp61000/kg.

”Kemarin kita sudah antisipasi terkait dengan distribusi akses pangan dan kenaikan harga pangan. Udah kita pantau melalui satgas pangan. Hari Natal sampai tahun baru kemarin tidak terjadi gejolak,” ujarnya.

”Hanya di luar prediksi adalah paska tahun baru. Berbarengan dengan bencana dengan tingginya curah hujan,” ujarnya.

Baca Juga :   Warga Semarang Kena Corona, Hendi Minta Ruang Publik Disterilkan

Agus mengatakan, kenaikan harga cabai memang dipicu kondisi cuaca dengan tingkat kelembaban tinggi. Kondisi seperti ini biasanya menyebabkan sejumlah penyakit muncul. Mengakibatkan tanaman menjadi mati dan kemudian produktivitas menurun.

”Ini memang kerawanan karena bencana alam yang terjadi di luar dugaan,” ujarnya.

 Ia menjelaskan, di Jawa Tengah, produksi tahunan cabai sebenarnya mengalami surplus dari kebutuhan. Hanya saja, memang ada yang dikirim untuk memenuhi kebutuhan di luar daerah. Seperti ke Kalimantan dan daerah Pantura.

”Ini beberapa produksi dari Magelang dan sekitarnya memang dikirim ke sana,” ujarnya. Rita, warga Semarang cukup kaget dengan harga cabai yang melambung tinggi. Ia mengatakan, harga capai bahkan mencapai Rp70ribu. ”Kemarin di pasar Jangli saya beli Rp5ribu penjualnya bingung, mau dikasih berapa,” ujarnya dengan menambahkan bahwa biasanya harga cabai berkisar antara Rp15-20 ribu.(st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *