fbpx

Sangkal Putung Story

  • Bagikan
Cerita Horor di Sangkal Putung

Djonews.com, ON THIS WEEKEND  –   Hay, sobat djonews, kali ini Tim Redaksi Djonews memiliki kesempatan untuk berbagi cerita horor yang berada di sekitar kita. Kali ini ceritanya cukup membuat tercengang karena berhubungan dengan pengobatan Sangkal Putung. Mari Simak !!!

========================

Ada yg pernah berobat di Sangkal Putung?

ngomongin soal Sangkal Putung, jadi inget cerita pengalaman sepupu saya sewaktu dibawa berobat ke Sangkal Putung di sebuah desa pedalaman, disini saya juga bakal cerita bagaimana rahasia pengobatan serta kejanggalan-kejanggalan ketika sepupu berada di sana.

waktu itu hari sudah menjelang Sorop, langit sudah berwarna kemerah-merahan. sebentar lagi malam akan tiba. Di desa saya ada sebuah tanah lapang, tempat ini biasa dipakai anak-anak desa maen bola, kalau anak perempuan biasanya maen lompat tali

tapi, terkhusus hari itu, entah kenapa semua anak-anak malah bermain di bak sebuah Truk milik tetangga saya yg memang biasanya diparkirkan di tanah lapang tersebut, karena memang cuma tempat itu yg bisa menampung kendaraan yg besarnya cukup memakan tempat.

bagi kami anak desa sendiri, apapun bisa dijadikan maenan termasuk Truk yg terparkir tersebut, memang, kalau dipikirkan lagi hal itu tidak lah bijak, tapi saya yg waktu itu tetaplah anak-anak sehingga tidak memikirkan sebab akibat bermain di atas bak Truk tersebut.

singkatnya, hari sudah mulai gelap, beberapa anak juga sudah melompat turun dengan cara menggelayut tepat diatas ban, ada pula yg bergelayut di dekat kepala truk, ibu-ibu juga sudah datang menjemput kami dengan ekspresi marah, karena waktu Sorop masih terhitung keramat bagi kami.

ada seorang ibu, yg berteriak agar kami tidak lagi bermain di truk tersebut karena selain berbahaya, benda itu juga bukan milik perorangan, saya yg sudah turun setelah melompat lewat dari sisi ban bersama dengan yg lain tiba-tiba dikejutkan dengan suara keras.

Baca Juga:  Keindahan Tersembunyi Curug Tujuh Bidadari

suara keras itu menyerupai suara benda jatuh namun dengan debum yg cukup membuat kami tertuju pada satu tempat. rupanya, sepupu saya, Nita, terjatuh dari atas bak Truk dengan tangan mendarat terlebih dahulu.

========================

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.