6 Cara Mempercepat Transfer Data di Komputer

oleh -
cara mempercepat transfer data di komputer

DjoNews.com – Semakin besar ukuran data sebuah file, semakin banyak pula waktu yang termakan demi memindahkan data file tersebut ke partisi lain, oleh karenanya langkah dalam cara mempercepat transfer data di komputer pun merupakan hal yang sangat digandrungi.

Apalagi di era serba instan saat ini, tak semua orang dapat meluangkan waktu berlama-lamaan demi hanya satu pekerjaan yang bersifat tak lebih penting dari yang lain.

Lalu, simak cara mempercepat copy file besar supaya urusan kamu pun cepat terselesaikan. Jangan sampai waktumu terbuang percuma!

Cara Mempercepat Transfer Data di Komputer

Ubah Format Flash Disk Menjadi NTFS

ubah format flashdisk cara-merubah-fat32-ke-ntfs-tanpa-format

Pada umumnya, format pada sebuah drive terbagi menjadi dua – FAT32 dan NTFS. Jika diuraikan secara singkat, FAT32 merupakan singkatan dari File Allocation Table 32 yang mengenali klaster data menggunakan 32 bit untuk mengenali klaster data. Meski kompatibel di banyak operating sistem, FAT32 tidak dapat mentransfer data di atas 4GB per file. Kecepatan copy-nya pun tidak secepat NTFS.

NTFS adalah singkatan dari New Technology Files System yang merupakan format drive yang cocok untuk Windows. Karena mayoritas menggunakan Windows sebagai sistem operasinya, NTFS menjadi pilihan yang cukup populer – tanpa batas maksimal ukuran file dan kecepatan transfernya pun lebih baik.

Menyalinkode AMP

Kalau kamu berusaha meng-copy file besar ke USB atau HDD eksternal tapi kecepatannya lambat, periksa lah format drive kamu. Kemungkinan flash disk kamu masih memiliki format FAT32. Untuk mengubahnya ke NTFS, kamu perlu melakukan format ulang yang dapat menghapus seluruh file di dalamnya. Lakukan backup pada file penting dan ikuti langkah-langkah untuk Windows 10 berikut ini:

  1. Klik kanan pada partisi USB flash disk atau HDD eksternal.
  2. Pilih menu Format.
  3. Terdapat menu dropdown bertuliskan File System dengan berbagai pilihan format seperti FAT32, exFAT, dan NTFS. Pilihlah NTFS.
  4. Beri tanda centang pada Quick Format.
  5. Klik tombol Start dan tunggu sampai format selesai,
Baca Juga :   Cara Mengambil Gambar Dari File PDF Dengan Menggunakan Adobe Photoshop

Setelah itu, kamu bisa mencoba meng-copy file berukuran besar untuk mengecek apakah kecepatannya bertambah. Kalau masih belum puas pada tingkat kecepatannya, kamu bisa gabungkan cara ini dengan cara-cara lain.

Gunakan Aplikasi TeraCopy

aplikasi teracopy cara mempercepat transfer data di komputer

Kamu bisa gunakan aplikasi pihak ketiga untuk mempercepat copy file berukuran besar, salah satunya adalah TeraCopy yang mampu mentransfer data lebih cepat ketimbang utilitas Windows bawaan. Menariknya lagi, TeraCopy bisa diunduh secara gratis. Berikut langkah-langkah untuk menginstalnya:

  1. Kunjungi laman download TeraCopy dengan mengklik link ini.
  2. Klik pada menu Download dan tunggu sampai unduhan selesai.
  3. Klik file setup “teracopy.exe” dan ikuti instruksi instalasi hingga selesai.

Menggunakannya pun sangat mudah. TeraCopy memiliki fitur integrasi drag and drop sehingga kamu hanya perlu melakukan peng-copy-an file seperti biasanya pada Windows Explorer. Sebuah jendela akan muncul setiap kamu melakukan perintah paste – isinya menawarkan opsi untuk menyalin file menggunakan TeraCopy. Pilih opsi tersebut dan proses penyalinan akan berlangsung pada aplikasi tersebut.

Ubah Prioritas Windows Explorer di Task Manager

Pada umumnya kegiatan copy-paste bisa dilakukan melalui Windows Explorer. Jadi kalau kecepatan copy-nya lambat, salah satu solusinya adalah memfokuskan daya prosesor PC pada Windows Explorer. Hal ini dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut:

  • Buka Task Manager dengan cara klik kanan pada taskbar lalu pilih menu Task Manager. Kamu juga bisa melakukannya dengan menekan CTRL + Alt + Delete pada keyboard dan pilih menu Task Manager.
  • Carilah aplikasi Windows Explorer pada daftar aplikasi yang terpampang di tab Process.
  • Klik kanan pada Windows Explorer dan pilih menu Go to details.
  • Klik kanan sekali lagi pada “explorer.exe” dan arahkan cursor pada menu Set priority kemudian pilih menu Realtime.

Setelah langkah ini, Windows Explorer akan memakan resource lebih banyak sehingga proses meng-copy pun bisa lebih cepat. Namun perlu diingat bahwa CPU akan bekerja lebih ekstra dan mungkin akan membuatnya cepat panas.

Baca Juga :   Fungsi Di Dalam Menu Page Layout Di Microsoft Word

Ketahui Berbagai Shortcut di Windows Explorer

Ketahui Berbagai Shortcut di Windows Explorer Windows-Keyboard-shortcut-open-File-Explorer

Selain dari sisi perangkat keras maupun lunak, kecepatan meng-copy file juga tergantung pada pengguna. Pada saat meng-copy mungkin kamu perlu melakukan beberapa hal seperti membuat folder dan melakukan perubahan nama file. Ada berbagai shortcut pada keyboard untuk membantu kamu meng-copy file dengan mudah.

Misalnya, ketimbang klik kanan pada file dan memilih menu Copy, sebaiknya langsung saja tekan CTRL + C dan lakukan paste menggunakan shortcut CTRL + V.

Kamu juga dapat menggunakan fitur search dengan menekan CTRL + E – mencari file yang akan di-copy lebih cepat menggunakan cara ini. Lalu jika kamu ingin membuat folder baru untuk menampung copy-an file, tinggal gunakan CTRL + Shift + N.

Masih banyak berbagai kombinasi shortcut yang bisa dipakai. Dengan membiasakan diri menggunakan shortcut, kamu bisa melakukan navigasi dengan mudah untuk menunjang penyalinan file – terutama jika ada banyak file berukuran besar yang akan di-copy.

Ubah Pengaturan USB Menjadi “Better Performance”

cara mempercepat transfer data di komputer Ubah Pengaturan USB Menjadi “Better Performance”

Saat kamu menggunakan flash disk, opsi yang terpilih secara default adalah “Quick Removal” – kamu bisa mencabut flash disk dengan aman meski tanpa melakukan perintah “Safely Remove Hardware and Eject Media”.

Pilihan lainnya adalah “Better Performance” yang dapat mengaktifkan penulisan cache (data sementara) pada flash disk. Cara ini terbukti ampuh dalam mempercepat copy file berukuran besar. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Colokkan USB flash disk pada PC kamu.
  2. Buka Windows Explorer dan klik kanan pada partisi flash disk.
  3. Pilih menu Properties dan klik tab Hardware.
  4. Pilihlah nama USB flash disk kamu dan klik tombol Properties.
  5. Klik Change Settings dan pilih tab Policies.
  6. Ubah pengaturan dari Quick Removal menjadi Better Performance.

Dengan begini, kecepatan file transfer dari PC menuju USB flash disk akan meningkat. Tapi ada satu hal yang perlu diingat – kamu lebih beresiko kehilangan data atau mengalami data korup jika flash disk dicabut sembarangan.

Baca Juga :   Macam-Macam Toolbox Pada CorelDRAW dan Fungsinya Beserta Gambar

Ganti HDD dengan SSD

cara mempercepat transfer data di komputer ssd-laptop-solid-state-drive-with-sata-6-gb-connection_36051-293

Mau tahu cara yang paling efektif dibandingkan cara-cara tadi? Tentu saja dengan menggantikan hard disk kamu dengan hardware yang lebih baik – dalam hal ini ya SSD (Solid State Drive).

SSD memiliki fungsi yang sama dengan HDD, hanya saja terdapat berbagai kelebihan. Data terbukti lebih aman, unit lebih tahan banting karena tidak ada bagian yang bergerak di dalamnya.

Suaranya pun tidak bising saat sedang mentransfer data, dan yang paling penting: kecepatannya bisa sampai 4 kali lipat dibandingkan HDD. Silakan lihat-lihat dulu merk-merk SSD terbaik untuk PC dan laptop sebagai bahan pertimbangan.

Pencegahan Lemot (Cara Mempercepat Transfer Data di Komputer) Flashdisk

Bersihkan Flashdisk Dari Virus

Flashdisk yang terindikasi virus biasanya sangat lemot untuk membuka file maupun mentransfer file. Semakin banyak virus yang ada pada flashdisk kamu, maka semakin lemot pula proses transfer data kamu. Jadi, sebaiknya hindarkan selalu flashdisk kamu dari virus dan terdapat virus pada flashdisk, segera lakukan pemindaian dan penghapusan virus dengan aplikasi anti virus.

Hapus File Yang Tidak Penting

Flashdisk yang terlalu banyak data atau full bisa mempengaruhi kecepatan transfer kamu. Sebaiknya kamu hapus file atau data yang tidak penting untuk mengurangi kapasitas flashdisk juga mengurangi tingkat kelambatan saat transfer data. Jadi, jangan sampai flashdisk kamu full saat melakukan transfer data pada komputer.

Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya Dari Komputer

Jangan lupa eject terlebih dahulu sebelum kamu mencabut flashdisk yang ada di komputer, khususnya setelah akktiftas optimasi. Hal ini bertujuan untuk menghindari flashdisk kamu dari kerusakan data dan sebagainya.

Kesimpulan: Cara Mempercepat Transfer Data di Komputer

Itulah tadi cara-cara yang bisa kamu coba praktekkan untuk mempercepat copy file besar, mulai dari yang bisa langsung kamu lakukan seperti penggunaan aplikasi ketiga sampai ke tahapan yang paling “ekstrem”, yakni mengganti HDD menjadi SSD.

Tidak perlu lagi menunggu lama untuk mengcopy file besar. Cara mana saja yang sudah kamu coba? Bagikan pengalaman kamu di kolom komentar di bawah ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menyalinkode AMP