Bubarkan Antrean Vaksinasi Akibat Adanya Kerumunan

oleh
image 2021 06 09 141235 - Bubarkan Antrean Vaksinasi Akibat Adanya Kerumunan
Petugas Satpol PP Jawa Tengah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 membubarkan kerumunan warga yang ingin mengikuti program vaksinasi di Gedung Gradhika Bhakti Praja.

Djonews.com, SEMARANG  –  Antrean panjang dan tidak menjaga protokol kesehatan terjadi dalam vaksinasi di Gedung Gradhika Bhakti Praja Pemprov Jateng, Rabu (9/6/2021) pagi. Terpaksa harus dibubarkan oleh pihak Kepolisian hingga Satpol PP Kota Semarang beserta Satpol PP Jawa Tengah.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan pihaknya mendapatkan adanya informasi dari seorang warga tentang adanya kerumumanan yang di takutkan akan memunculkan klaster baru.

“Antrean tadi mengular sampai jalan Pahlawan, maka dari itu kami bubarkan dengan menggunakan pengeras suara,” terang fajar, Rabu (9/6/2021).

Fajar sapaan akrabnya menyebut bahwa pembubaran tersebut sudah sesuai aturan yang tertuang pada Nomor 26 tahun 2021 tentang kegiatan yang menimbulkan kerumunan dilarang. Sehingga perlu adanya tindakan tegas dan terarah supaya tidak terjadi kerumunan.

“di Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus dan Kota Semarang sudah tinggi, Satgas Covid tentu bertindak tegas,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan akan ada evaluasi pada pelaksanaan Sentra Vaksinasi di Gradhika. Terutama pada pendaftaran yang mungkin bisa dilakukan secara online. Nantinya berharap percepatan vaksinasi terhadap lansia tetap bisa berjalan dengan baik.

“Harus, ada perbaikan. pendaftarannya bisa dilakukan dari data yang sudah ada secara online. Tapi kita kan mau percepatan, khususnya kepada yang lansia. Maka kita mendorong para pengantar agar para lansia bisa hadir,” pungkasnya.pjo

Baca Juga:  PPKM Darurat, 1.096 Pengendara di Minta Putar Arah

Tentang Penulis: Kunairoh

Gambar Gravatar
Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *