,

Bohongi Petugas, Ngaku Korban Perampokan

oleh -
Anggota kepolisian melakukan rekonstruksi terhadap pelaku yang mengaku di todong dengan senpi.
Anggota kepolisian melakukan rekonstruksi terhadap pelaku yang mengaku di todong dengan senpi.

Djonews.com – Semarang, Seorang pria nekat membohongi petugas kepolisian lantaran memiliki hutang dikantor serta kecanduan judi online.

Pria bernama Syamsul Hilal (29) Warga Mangkang Wetan, Kota Semarang harus meringkuk di tahanan karena keterangannya berbelit-belit.

Kapolsek Semarang Utara Kompol Johan Valentino mengatakan tersangka bekerja kepada salah satu perusahan jasa kirim barang namun ternyata dirinya kecanduan judi online dan nekat hutang dikantornya.

“Semula dia mengaku telah di rampok ,ditodong menggunakan senpi oleh tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor. Anggota saya perintahkan untuk rekontruksi,” ungkap Kompol Johan Valentino, Senin (6/7) .

Pada saat rekontruksi ulang, Syamsul Hilal malah kebingungan dan ketakutan ketika mempraktekkan adegan perampokan. Mengetahui hal itu anggota Resmob Polsek Semarang Utara curiga dengan gerak geriknya.

Baca Juga :   Gelar Kompetisi, LDII Cetak Bibit Pendekar

“Setelah dilakukan interogasi secara mendalam akhirnya Syamsul Hilal mengaku bahwa Ia hanya berpura pura kerampokan lantaran bingung mengembalikan hutang dikantornya. Uangnya habis untuk main judi online,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pelaku berharap dengan berpura-pura dirampok uang Rp 7 juta yang ludes karena digunakan untuk bermain judi online ini tidak ditagih oleh perusahaannya.kris.

Baca Berita Semarang Harian Klik Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *