,

Belum Siap, Sepasang Kekasih Nekat Buang Bayi

oleh -
Sepasang kekasih yang nekad membuang bayinya didampingi oleh Kapolsek Gunung Pati untuk selanjutnya dilakukan penahanan.
Sepasang kekasih yang nekad membuang bayinya didampingi oleh Kapolsek Gunung Pati untuk selanjutnya dilakukan penahanan.

Djonews.com – Sepasang kekasih ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Gunungpati. Keduanya adalah orang tua yang membuang bayi di teras rumah rosok di Jalan Mr Kusbiyanto, Patemon, Gunungpati, Sabtu (4/7) lalu.

Dua pelaku adalah, Andik Susanto, 25, warga Beringin, Tambakaji, Ngaliyan, dan kekasihnya, Ika Isriani, 20, warga Dusun Brayo Barat, Kertosari, Singorojo, Kendal. Keduanya ditangkap di rumah masing-masing, Sedangkan bayi yang dibuang adalah hasil hubungan gelap sudah dibuang oleh kedua pelaku.

Kapolsek Gunungpati Kompol Arsadi menerangkan, awalnya kedua pelaku saling kenal melalui media sosial Facebook. Lalu, keduanya intens berkomunikasi melalui handphone. “Setelah itu, keduanya berpacaran. Pengakuannya sudah dua tahun,”kata kapolsek.

Nah, saat pacaran itu, keduanya melakukan hubungan intim hingga Ika hamil. “Bayi itu dilahirkan 8 Juni 2020 dibantu bidan di daerah Mijen,” ujarnya.

Bayi itu dirawat tiga minggu di rumah kontrakan kakak Andik. Namun Andik tidak mau bertanggungjawab. Ia meminta supaya bayi dibuang. Ika tidak mau. Andik mengancam akan membunuh bayi itu. Ia juga kasar dengan kekasihnya. “Karena merasa tertekan akhirnya Ika mau membuang darah dagingnya bersama Andik,” ujarnya.

Keduanya mengendarai motor berputar-putar mencari lokasi aman. Bayi itu akhirnya diletakkan di teras rumah rosok. “saat ini sudah ada 24 orang yang tengah serius mengadopsi bayi itu,” katanya.

Saat gelar perkara, Ika menangis. Ia teringat anaknya. “Saya diancam Andik, kalau anak saya tidak dibuang, akan dibunuh,” jelasnya sambil terisak.

Saat membuang bayi, Ika mengaku masih tidak rela. Tapi terus didesak Andik. “Pikiran saya saat itu lebih baik anak saya diadopsi orang, daripada mati di tangan bapaknya,” katanya.

Ika sempat mengajak Andik kembali ke tempat meletakkan bayi malam itu. Namun Andik menolak. “Setiap malam saya menangis kepikiran anak saya. Jujur, saya sangat menyesal, maafkan Ibu nak,” ujarnya kembali terisak.

Dia juga mengaku, saat hamil muda sudah mengajak Andik menikah. Namun pacarnya selalu menolak.

Halaman: 1 | 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *