Belasan Rumah Rusak Disapu Angin

oleh -
Tim gabungan BPBD, relawan, TNI, Polri dan warga membersihkan sisa sisa tanah yang longsor.
Tim gabungan BPBD, relawan, TNI, Polri dan warga membersihkan sisa sisa tanah yang longsor.

Djonews.com – Magelang, Angin kencang kembali merusak bangunan rumah warga dan fasilitas umum di 2 kecamatan Kabupaten Magelang. Yakni Kecamatan Borobudur dan Pakis. Selain merusak rumah, angin juga menumbangkan pohon dan menutup akses jalan desa serta merusak jaringan listrik.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Susanto Senin (27/1) mengatakan hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu (26/1) pukul 12.00 di wilayah Kecamatan Borobudur dan Kecamatan Pakis, menyebabkan 18 rumah rusak ringan dan satu bangunan kantor sekolah rusak.

Edi menyebutkan, untuk wilayah Kecamatan Borobudur, angin kencang terjadi di tiga desa. Yakni Dusun Tamanan Desa Borobudur, Dusun Kedungrengit Desa Tegalarum, dan Dusun Kurahan Desa Karangrejo.

Baca Juga :   Pegawai Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Terpapar Covid-19

“Satu rumah rusak ringan akibat tertimpa pohon. Tidak ada korban jiwa. Jaringan listrik juga sempat padam akibat tertimpa pohon tumbang, namun sudah lancar kembali begitu penanganan selesai,” kata Edi.

Edi menjelaskan, untuk bencana angin kencang di wilayah Kecamatan Pakis, terjadi di Desa Pakis, tepatnya Dusun Pakis Tengah dan Dusun Pakis Kidul.

Edi mengungkapkan, hujan juga menyebabkan tanah longsor di Kecamatan Pakis, tepatnya Dusun Kesingan RT 03/RW 03, Desa Kenalan. AKibatnya, menurut Edi, satu rumah warga terancam. “Hujan yang terjadi sejak pukul 13.00 hingga sore hari pada Minggu, menyebabkan tebing setinggi 15 meter dengan panjang 10 meter longsor. Dimensi material longsoran kurang lebih 1-5 meter sepanjang 8 meter. Longsor menyebabkan satu rumah milik warga terancam. Material longsoran baru selesai dibersihkan tadi pagi (kemarin, Red),” tukasnya .kha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *