Djonews.com, KENDAL – Cuaca ekstrem yang kerap terjadi beberapa pekan lalu membuat 43 Sekolah Dasar (SD) dan 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kendal terdampak bencana banjir.

Akibatnya, selain merusak buku dan peralatan sekolah, banjir juga berdampak pada terganggunya kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengungkapkan untuk KBM di awal semester genap tahun ajaran 2022/2023 ini dilakukan secara daring

 “Dilihat dari ketinggian genangan, lebih dari 50 sentimeter, sekolah terparah terdampak banjir, untuk SD ada 5 dan SMP ada 2. Yang SMP, yakni SMPN 1 Brangsong dan SMP 2 Weleri, SD nya, SDN 2 Brangsong, SDN 1 Krajankulon, SDN 2 Gempolsewu, SDN 2 Kebonadem, dan SDN 1 Sumberejo, ” kata ujarnya, Kamis (05/01/2023).

Bagikan:

Tinggalkan komentar