Badai La Nina Serbu Nelayan Pesisir Selatan

36 sec read

Semarang – Saat ini nelayan menghadapi dilema karena da Badai La Nina yang akan datang di sepanjang pesisir selatan Jawa Tengah akibatnya banyak ribuan nelayan kecil yang tidak dapat melaut sehingga membuat penghasilan berkurang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah, Fendiawan Tiskiantoro, menyatakan bahwa ada lebih dari 2.000 nelayan kecil di perairan Kabupaten Purworejo, Cilacap, dan Kebumen tidak bisa melaut sama sekali.

Baca Juga;

“Badai ini akan berdampak sekali kepada penghasilan mereka,” kata Fendiawan, Kamis (15/10/2020).

Badai La Nina ini akan membuat gelombang laut mencapai 3 meter. Apalagi, nelayan kecil di tiga daerah tersebut hanya memakai perahu kecil dengan kekuatan mesin 5 gross ton. Sehingga sangat membahayakan apabila dengan kondisi tersebut tetap dipaksakan untuk melaut.

“Biasanya mereka menggunakan perahu kecil atau sampan ke laut lepas jika tidak ada badai La Nina. Karena kondisi sekarang, mereka tidak berani melaut,” ujarnya.

Untuk saat ini Badai La Nina, hanya memberi dampak terhadap nelayan di pantai Selatan. Sedangkan untuk nelayan di pantai utara masih normal.

“Saat ini kita masih melakukan pemantauan di pesisir Selatan dan Utara,” tandasnya.wid

Baca Juga;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *