Ajak Millenial Menikah Tepat, UIN Walisongo Adakan Diskusi

oleh
Edukasi Pernikahan Dini
Edukasi Pernikahan Dini

Semarang – KKN dari Rumah ke 75 kelompok 41 UIN Walisongo selenggarakan diskusi pra nikah di Aula MA Al Asror, Gunung Pati. Dihadiri oleh karang taruna desa Patemon, santri Al Asror, dan mahasiswa pada Senin, 9/11.

Mengusung tema Menikah Cepat atau Menikah Tepat, Anang Maruf selaku Koordinator Desa KKN mengatakan bahwa acara ini untuk mengedukasi remaja di lingkungan Desa Patemon.

“Pentingnya diskusi ini untuk mempersiapkan remaja supaya mengerti cara mempersiapkan pernikahan dengan tepat” ungkapnya.

Ketua RT 01 RW 02 Desa Patemon, Muslih mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh KKN Kelompok 41. “Anak muda perlu diberikan pengetahuan tentang diskusi pra nikah, karena banyak yang masih awam tentang ini” tuturnya.

“Saya banyak menjumpai pemuda yang menikah tapi belum paham syarat dan bagaimana itu pernikahan” imbuhnya saat memberi sambutan pada kegiatan ini.

Sukarni, selaku pemateri pada kegiatan ini mengaku prihatin karena Kecamatan Gunung Pati menempati peringkat ke 3 se Kota Semarang terbanyak pernikahan dini. “Gunung Pati sendiri pernikahan dini terbanyak ke 3, setelah Pedurungan dan Kaligawe” jelasnya.

Diikuti oleh 50 peserta, kegiatan ini disambut dengan antusias. “Alhamdulillah, adanya diskusi ini membuka pandangan saya tentang pernikahan” ungkap Fachrizal, salah satu peserta kegiatan Diskusi Pra Nikah.

Muslih juga berharap agar acara seperti ini dapat dilaksanakan di desa-desa. “Acara semacam ini bagus dilaksanakan, apalagi di desa yang pemudanya perlu di edukasi” pungkasnya.

Baca Juga:  54 Lembaga Dapat Rp 2,7 M

Tentang Penulis: ramdhan

Gambar Gravatar
Bagi sedikit informasi biografi untuk mengisi profil Anda. Ini akan ditampilkan kepada publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *