,

10 Kejadian yang Akan Anda Rindukan Ketika Anak Sudah Besar

oleh -
ibu bermain dengan anak
kerinduan dari ibu bermain dengan anak ibu bermain dengan anak

Djonews.com – Bunda, menjadi ibu muda pasti bukan pekerjaan mudah bukan? Semua pekerjaan dan tantangan anda dikantor pasti bisa anda taklukkan. Tapi bagaimana dengan pekerjaan dirumah dan mengasuh anak? Pasti butuh perjuangan lebih. Mengasuh anak menguras banyak energi dan emosi.

ibu bermain dengan anak
ibu bermain dengan anak. pict by pixabay

Mereka bisa tiba – tiba rewel tanpa kita tahu sebabnya. Mereka juga membutuhkan lebih banyak perhatian setiap masa tumbuhnya. Terlebih saat ia sudah bisa merangkak atau berjalan, mereka akan sibuk kesana kemari. Bunda pun sibuk mengikuti tingkah polah mereka.

Bersabarlah, ma! Nikmati setiap momen bersama sikecil. Saat mereka sudah besar, bunda akan sangat merindukan momen – momen yang tidak akan pernah terulang kembali. Apa saja sih momen yang bakal bunda rindukan saat anak – anak masih kecil?

1. Bau dan Suara Bayi

Bau bayi sangat khas sehingga dapat melahirkan kesan dan terkenang sampai kapanpun. Bau bayi sangat khas sehingga dapat melahirkan kesan dan terkenang sampai kapanpun. Meski sikecil belum mandi, mereka tetap harum dan bikin kangen.

Bayi juga lebih sering buang air ketimbang orang dewasa, maka tak heran jika menimbulkan bau yang yang khas. Saat anak anda dewasa, anda akan merindukan bau – bauan si kecil, dari bau yang wangi sampai bau lainnya.

Menyalinkode AMP
Baca Juga :   Fakta Kunyit Menambah Nafsu Makan

Termasuk suara bayi. Suara mereka merupakan suara yang paling merdu di dunia. Tangisan mereka yang tadinya anda dengar setiap hari akan berubah saat anak sudah beranjak dewasa.  Jadi, jangan merasa kesal saat bayi anda sering menangis ya bund. Masa – masa itu akan segera berlalu dan membuat anda rindu.

2. Berbohong Sesuatu yang Konyol

Untuk membujuk sikecil, kita seringkali berbohong dengan sesuatu yang konyol, misalnya “kalau tidak makan, nanti nasinya menangis lho”. Sikecil pun percaya dan menurut untuk makan. Coba bayangkan jika anda mengatakan pada anak anda yang sudah beranjak besar, ia pasti akan menjawab “bunda ngomong apa sih?”

3. Saat – saat Menyusui yang Indah

Kadang anda merasa lelah menyusui sikecil. Tapi, melihatnya menyusu dengan wajah yang polos tentu membuat anda luluh. Mereka adalah makhluk mungil yang sangat bergantung pada kita. Mungkin, saat menyusui pikiran anda bisa kemana-mana. Tapi bagi sikecil “anda adalah dunia mereka”.

Menjelang masa menyapih akan menjadi pengamalan berat bagi anda. Anda akan terlepas dari dunia kebergantungan dan kedekatan yang sangat intim antara ibu dan anak. Maka, nikmati masa – masa menyusui selagi anda masih menjalaninya. Keindahan tak ternilai bagi seorang ibu adalah melihat wajah polos sikecil dalam dekapan anda.

Baca Juga :   Cara Membantu Anak yang Dijauhi Teman

4. Celotehan

Sikecil yang mulai belajar berbicara akan sangat sennag berbicara dan mengulang kata – kata yang baru ia kuasai. Anda pasti akan merindukan saat ia bilang “bunda… ini apa?” “ayah mana?”.

Jangan malas untuk menjawab setiap pertanyaan anak anda karena saat ia besar, anda pasti akan rindu suara cadelnya.

5. Pelukan dan Ciuman

Pelukan dan ciuman adalah sentuhan yang paling sering anda lakukan bersama anak – anak saat mereka kecil. Entah berapa kali anda mencium pipi anak anda dalam sehari. Anda juga pasti sering dikejutkan pelukan sikecil dari belakang. Menyenangkan bukan?

Mencium dan memeluk sikecil adalah kenangan indah yang tak akan lagi terulang ketika ia telah remaja. Remaja telah menemukan dunianya sendiri sehingga mereka akan risih jika tiba – tiba anda menciumnya.

6. Teman Kecil yang Setia

Kemanapun anda pergi, sikecil tidak akan pernah lelah mengikuti anda. Bahkan, sekedar untuk buang air, anda seringkali kerepotan untuk meninggalkannya.

Nikmati masa – masa itu, ma. Masa – masa itu tidak akan berjalan lama. Anda akan menemukan tiba – tiba junior anda tumbuh dewasa.

7. Menggendongnya Seperti Boneka

Bayi yang lahir sangat mungil seperti boneka yang bisa kita mainkan. Anda akan merasa hangat dan segala sesak didunia hilang saat menggendongnya. Tapi, saat ia dewasa dan semakin berat, anda tak mungkin lagi bisa menggendongnya.

Baca Juga :   Cara Mengatasi Anak Tantrum di Depan Umum

8. Melayani Semua Kebutuhan

Ibu adalah sumber kasih sayang dan kehangatan. Segala yang diperlukan sikecil akan anda lakukan dan berikan. Bayi tak bisa melakukan segalanya seorang diri, maka ibu berperan member kasih dan merawatnya sepanjang waktu. Ia butuh dimandikan, ganti popok, disuapi, bahkan sampai mengajaknya bermain. Ibu selalu ada setiap sikecil butuh. Memang pekerjaan yang melelahkan. Tapi anda akan merindukannya saat ia dewasa nanti.

9. Menjadi Rujukan yang Serba Tahu

Saat sikecil mulai mengenal dunia luar, ia akan selalu bertanya pada ibu. “Kenapa laut warnanya biru?” “Kenapa burung bisa terbang?” Anda pasti akan dibuat bingung dengan pertanyaan – pertanyaanya. Anda selalu dituntut serba tahu dan sabar.

Memang harus bersabar, bund. Ketika ia sudah besar, ia bisa memuaskan rasa ingin tahunya dengan membaca buku, browsing di internet atau bertanya pada teman.

10. Rumah yang Selalu Berantakan

Nah, ini yang selalu terjadi pada saya sepanjang hari. Tidak ada hari tanpa rumah berantakan. Saat sikecil sudah beranjak tidur di malam hari, bunda biasanya sibuk membereskan semua mainan yang ia mainkan sepanjang hari. Pagi harinya, tidak ada kata beres, sikecil dengan sigap mulai membuat rumah berantakan lagi.

Membereskan mainan, kertas – kertas, tumpahan susu, bekas ompol bayi menjadi pekerjaan rutin yang menuntut kesabaran. Percayalah, bund Saat – saat seperti ini tidak akan berlangsung lama. Jika saatnya tiba, anak – anak pergi sekolah. Anda akan merasa sepi dari tangis bayi, rumah akan selalu bersih dan rapi. Kemudian anda bingung mau ngapain dan mengenang semua kenanan indah saat junior masih kecil. Benar kan, bund?

Bagaimana bunda? apakah rindu dengan masa-masa tersebut?. Terimkasih sudah membaca artikel ini karena berdasarkan dari rangkuman beberapa sumber terutama dari ibu-ibu sendiri.

Menyalinkode AMP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *